Pastikan JTTS Bisa Digunakan, Kapolda Jamin Keamanan Pemudik

Editor: Mahadeva WS

226

LAMPUNG – Kepala Kepolisian Daerah Lampung Inspektur Jenderal Polisi Suntana memastikan, kepolisian akan menjamin keamanan, kenyamanan pemudik angkutan lebaran 2018/1439 Hijriyah.

Kapolda menyebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan instansi terkait diantaranya PT. Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia  Ferry cabang Bakauheni. Hal itu untuk memastikan sarana dan prasarana pelabuhan Bakauheni Lampung.

Kepada para pemudik saat angkutan lebaran diantaranya pejalan kaki, pengguna kendaraan roda dua dan roda empat, polisi akan melakukan pengamanan. Pengamanan dilakukan mulai dari pelabuhan Bakauheni dengan menyediakan pengamanan di atas kapal roll on roll off (Roro) sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang ditentukan.

Hal tersebut dipastikannya akan menjamin keamanan dan kenyamanan pemudik termasuk saat harus melakukan perjalanan pada malam hari. “Pihak kepolisian bersama ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni akan melakukan pengamanan angkutan lebaran dengan penyediaan pos pengamanan, pos pelayanan dan pemudik jangan kuatir saat akan pulang mudik dari pulau Jawa ke Sumatera,” jelas Kapolda Lampung Irjen Pol Suntana, Rabu (30/5/2018).

Selain melakukan pengamanan di darat, pengamanan angkutan lebaran juga dilakukan di perairan. Patroli Ditpolair Polda Lampung di jalur masuk dan keluar mengantisipasi insiden di laut juga akan dilakukan.

Kapolda Lampung Irjen Pol Suntana bersama GM ASDP Indonesia Ferri cabang Bakauheni,Anton Murdianto, meninjau kesiapan fasilitas pelabuhan jelang angkutan lebaran [Foto: Henk Widi]
Bersama General Manager PT.ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni, Anton Murdianto, Kapolda Lampung Irjen Suntana meninjau sejumlah fasilitas di pelabuhan Bakauheni.

Sejumlah fasilitas dipantau dalam peninjauan tersebut. Seperti fasilitas loket pembelian tiket kendaraan, loket pembelian tiket penumpang pejalan kaki, ruang tunggu, gang way dan fasilitas terminal. Penumpang yang turun dari kapal dan berada di pelabuhan Bakauheni akan mendapat pengamanan dari petugas keamanan di pelabuhan dibantu oleh personel Polres Lampung Selatan.

Kapolda juga sudah memastikan telah mengecek infrastruktur jalan di Jalan Lintas Timur, Jalan Lintas Tengah atau Jalan Lintas Sumatera dan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Melalui pemantauan jalur darat, Jalan Lintas Timur dari kota Sukadana di kabupaten Lampung Timur hingga pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan dipastikan kondisinya cukup siap untuk dilalui.

Meski demikian sejumlah catatan diberikan seperti keberadaan rambu, marka jalan dan lampu jalan masih belum memadai. “Sejumlah lampu jalan dalam kondisi mati namun akan segera dikoordinasikan dengan instansi terkait agar pengendara saat malam hari tidak kesulitan,” tegas Irjen Pol Suntana.

Terkait penggunaan Jalan Tol Trans Sumatera, Kapolda memastikan, ruas yang bisa digunakan ada 13,9 kilometer. Ruas yang digunakan secara fungsional diantaranya segmen satu interchange pelabuhan Bakauheni-gerbang Tol Bakauheni Selatan ke interchange Bakauheni Utara sepanjang 8,9 kilometer.

Kemudian ruas Kotabaru-Sabahbalau di Tanjungbintang sepanjang 5 kilometer. Meski demikian dalam kondisi darurat seperti Jalinsum mengalami kemacetan, JTTS fungsional sepanjang 39,5 kilometer dari gerbang Bakauheni Utara hingga ke kecamatan Sidomulyo akan difungsikan. “Jalan Tol difungsikan saat siang hari bagi pemudik karena belum sepenuhnya jadi dengan fasilitas belum memadai,” terang Irjen Pol Suntana.

Baca Juga
Lihat juga...