Pelebaran Pintu Tiga TMII Ditarget Selesai H-10 Lebaran

Editor: Koko Triarko

257
JAKARTA – Menyambut Lebaran 1439 Hijriyah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) terus berbenah, guna meningkatkan kenyamanan pengunjung. Salah satunya, perbaikan fasilitas jalan dan pelebaran akses pintu tiga. 
Kepala Pengawas Pintu TMII, Nunu Suhono, mengatakan, pihaknya terus mendorong kepada tim proyek yang ditunjuk oleh PT. Puri, agar pelebaran akses pintu tiga segera dirampungkan sebelum Lebaran.
Kepala Pengawas Pintu TMII, Nunu Suhono. -Foto: Sri Sugiarti.
Apalagi, kata dia, proyek pelebaran pintu tiga ini pernah mandeg dua belas hari tanpa alasan yang jelas dari tim proyek, sehingga menghambat pembangunan yang seharusnya sudah rampung.
“Proyek pelebaran pintu tiga ini sempat berhenti 12 hari. Saya teriak-teriak, baru dimulai lagi. Saya tegaskan 10 hari sebelum lebaran harus sudah selesai,” kata Nunu, kepada Cendana News, Senin (28/5/2018).
Dari pantauan, memang kondisi pembangunan pelebaran akses pintu tiga, atap pintu loketnya belum terpasang. Sayap pondasi juga belum dibangun.
Namun, dengan sikap bijaksana, Nunu mengimbau tim proyek, agar minimal finishing kebersihan harus selesai. Yakni, pelaksanaan pengaspalan, lalu menaikkan atap gerbang pintu.
Jika tidak memungkinkan waktunya, atap pintu jangan ditutup dulu tidak masalah, yang terpenting bus-bus bisa keluar saat acara mudik lebaran digelar di TMII.
“Saya tidak muluk-muluk, minta pintu ditinggiin saja dan atap dipasang. Minimal finishing kebersihan harus bisa keluar masuk bus. Kalau normal selesai, nggak mungkin,” tukas Nunu.
Dia mengatakan, jelang lebaran ini, ada beberapa perusahaan yang mengadakan mudik lebaran dengan keberangkatan dari TMII. Di antaranya, Telkomsel, Garuda Indonesia, BNI, dan Jamu Sido Muncul. Ini sudah menjadi program rutin tahunan sinergi perusahaan tersebut dengan TMII.
Pada gelar mudik bareng itu, kata Nunu, semua perusahaan meminta pelepasan pemudik keluarnya dari pintu tiga, karena akses pintu tiga TMII mengarah langsung  ke akses Cikampek.
“Untuk mewujudkan sinergi mudik bareng lebaran itu, saya teriak-teriak meminta pembangunan  akses pintu tiga dipercepat. Ya,  10 hari sebelum lebaran harus selesai,” kata Nunu.
Sikap keras Nunu ini karena dirinya mengaku sangat perduli dengan TMII. Menurutnya, kalau fasilitas TMII jelek, utamanya pintu, maka TMII akan jelek.
Nunu pun tak ingin hal ini terjadi bagi pengembangan TMII sebagai wahana pelestarian seni budaya bangsa. “Saya ini penanggungjawab pintu TMII. Kalau pintunya jelek, TMII akan jelek. Saya ingat banget pesan Ibu Tien pemrakarsa TMII, makanya saya keras mengimbau,” tegas Nunu.
Selain pelebaran akses pintu tiga, sebut dia, pelebaran jalan juga dilakukan di seberang Plaza Tugu Api Pancasila. Pelebaran ini dimulai dari tikungan atau sudut jalan dari arah pintu utama. Sehingga, nantinya jalan motor akan diluruskan ke sebelah kiri dengan memapas tanah seluas satu meter  di siku jalan tersebut.
Pelebaran jalan juga dilakukan di depan Museum Penerangan, dekat akses pintu empat. Pelebaran ini dilakukan dengan memapas siku jalan lebih menipis untuk mempelancar lalu lintas kendaraan di area TMII.
“Insyaallah pelebaran jalan ini segera rampung, sehingga kami bisa memberikan kenyamanan pengunjung,” ujarnya.
Apalagi, tambah dia,  saat lebaran dipastikan pengunjung TMII akan meningkat tajam. Karena orang yang tak mudik lebaran biasanya melepas kangen kampung halaman dengan berlebaran di TMII.
Baca Juga
Lihat juga...