Pembuatan Ciu di Cengkareng Berkedok Tempat Pengobatan

Editor: Mahadeva WS

226

JAKARTA – Polsek Cengkareng berhasil mengungkapkan keberadaan sebuah rumah yang menjadi tempat pembuatan minuman keras (miras) jenis ciu. Rumah tersebut berada di Jalan Kampung Utan Bahagia, Cengkareng Timur, Jakarta Barat. 

Kapolsek Cengkareng Kompol Khoiri mengatakan, pengungkapan tersebut berawal dari informasi adanya praktik pembuatan miras berkedok rumah pengobatan. Pemilik rumah berinsial BJF (57) saat digeledah memilih pasrah kepada petugas.

“Saat digeledah, petugas berhasil menemukan barang bukti berupa 17 drum isi bahan fermentasi, sebuah alat penyuling berupa kompor gas, gentong air, dan selang, lima dus isi botol aqua tanggung berisikan ciu siap edar, sebuah alkohol meter, satu bal botol plastik kosong, satu bal tutup botol kosong, satu plastik dan satu kardus ragi, satu tong kuali berisikan beras merah. Setengah karung gula pasir, tiga buah tabung elpiji ukuran 15 kg, dua buah tabung elpiji ukuran tiga kg, dan satu buah tungku penyulingan berikut kompornya,” katanya di Polsek Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (17/5/2018).

Kanit Reskrim Polsek Cengkareng AKP Dedi Herdiana mengatakan, pembuatan miras jenis ciu yang diungkap berlangsung unik. Prosesnya dengan memasak beras merah hingga menjadi nasi. Nasi tersebut kemudian dicampur dengan ragi lalu dimasukkan ke dalam ember selama empat hari.

Selanjutnya, adonan dimasukan ke dalam drum dengan dicampur air dan gula kemudian didiamkan selama 15 hari. “Setelah ampasnya mengendap kebawah, air hasil permentasi tersebut dimasukkan ke tempat tungku penyulingan. Selama proses penyulingan sekitar lima jam, untuk tungku bagian atasnya dikasih air kemudian apinya dinyalakan menggunakan kompor gas dan hasil uapnya dari tungku tersebut disalurkan menggunakan selang menuju jerigen untuk didinginkan,” tuturnya.

Setelah dingin air hasil sulingan dimasukan kedalam botol dimana, satu jerigen bisa menjadi 34 botol. Kemudian diukur menggunakan alat alkohol meter dengan kadar rata-rata 30-40 persen alkohol  “Dari hasil olahan itu, ia jual  seharga Rp.17.000 perbotolnya,” imbuhnya.

Dari hasil pengungkapan tersebut, Polisi mengamankan tersangka berikut barang bukti ke Mapolsek Cengkareng. “Kami masih memintai keterangan terhadap tersangka, dan tidak menutup kemungkinan kami akan melakukan pengembangan,” pungkasnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.