Pemkab Lamsel Libatkan Pokdakan di Pasar Murah Ramadan

Editor: Koko Triarko

195

LAMPUNG — Melonjaknya sejumlah harga kebutuhan pokok selama Ramadan, membuat pasar murah menjadi salah satu solusi meringankan beban masyarakat.

Suyanto (56), pengurus kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Mina Kerabat Desa Sukaraja, mengaku dilibatkan dalam pasar murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Sebagai salah satu binaan dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Lamsel, ia dilibatkan menjual ikan segar jenis patin. Ikan patin yang biasanya dijual di pasaran dengan harga Rp20.000 per kilogram dengan isi 4 ekor, selama pasar murah hanya dijual Rp16.000 per kilogram.

Ikan patin milik Pokdakan Mina Kerabat desa Sukaraja siap dijual untuk kegiatan pasar murah di kecamatan Palas Lampung Selatan [Foto: Ist/Henk Widi]
Meski normalnya untuk 50 kilogram ikan patin ia bisa memperoleh penjualan sekitar Rp1 juta, namun dalam pasar murah ia hanya memperoleh Rp800 ribu.

“Karena bantuan benih serta pakan juga berasal dari dinas kelautan dan perikanan, saya juga ikut berpartisipasi dengan stok setengah kuintal ikan patin selama pasar murah, kalau ingin tambah bisa beli di kolam,” terang Suyanto, Selasa (22/5/2018).

Penjualan ikan segar dalam kegiatan pasar murah ikut membantu warga yang ingin berbuka dengan menu olahan ikan patin.

Ikan patin yang dijual dibawa dengan bak berisi air, agar warga bisa memperoleh ikan dalam kondisi segar. Pada tahap awal kegiatan pasar murah di Desa Bumidaya, Kecamatan Palas, Pokdakan Mina Kerabat dipilih untuk menyediakan ikan segar hasil budi daya kolam di Desa Sukaraja.

Suyanto yang melakukan budi daya ikan air tawar bersama Rendy Antoni dalam Pokdakan Mina Kerabat juga siap dilibatkan dalam kegiatan pasar murah selanjutnya yang digelar sejak 17 Mei hingga 4 Juni mendatang.

Meski demikian, ia pihak penyelanggara pasar murah Dinas Perdagangan dan Perindustrian juga melihat potensi setiap wilayah yang ada dengan melibatkan Pokdakan yang berada di wilayah pasar murah digelar.

Pasokan ikan air tawar segar diakui Suyanto juga bisa diperoleh dari kolam yang dikelola oleh Pokdakan Mina Kerabat. Sebanyak 10 petak kolam berukuran 20 meter x 20 meter sebanyak 5 petak dan kolam ukuran 10 meter x 30 meter sebanyak 5 petak.

Selain ditebar ikan patin sebanyak 10.000 ekor, kolam yang dikembangkan oleh Pokdakan juga ditebar ikan bawal sebanyak 2.000 ekor, ikan gurame sebanyak 5.000 ekor.

“Kolam dipanen pada saat sudah layak konsumsi, sehingga terkadang dibeli oleh pedagang keliling serta konsumen langsung,” terang Suyanto.

Dibandingkan daging ayam beku yang dijual sekitar Rp30.000 per ekor, daging sapi beku Rp95.000 per kilogram, harga ikan patin segar jauh lebih murah.

Selain daging, pasar murah juga menjual bahan pokok lain seperti beras, telur, minyak goreng, bawang merah, bawang putih dengn harga jual di bawah harga pasar.

Nana (30), salah satu pembeli ikan patin segar, menyebut sengaja membeli untuk menghemat pengeluaran. Menurutnya, ikan patin segar bisa diolah menjadi menu berbuka puasa. Ia kerap membuat menu pindang patin segar sebagai menu hidangan berbuka puasa.

Selisih harga murah dibanding membeli daging sapi dan ayam digunakan untuk membeli kebutuhan lain selama bulan Ramadan.

Baca Juga
Lihat juga...