Penjualan Daging Tidak Terpengaruh Pasar Murah

Editor: Mahadeva WS

116

LAMPUNG – Harga daging di pasar tradisional di Lampung Selatan tidak terpengaruh program pasar murah. Sejumlah pedagang yang ditemui Cendana News menyebut, harga daging masih cenderung tetap di awal Ramadhan kali ini.

Sejumlah pedagang daging sapi di Pasar Penengahan menjual daging dengan harga Rp120.000 perkilogram. Sementara untuk daging ayam dijual Rp45.000 perekor. Salah satu pedagang yang berjualan daging sapi Hendro (40) menyebut, harga tersebut sempat dikomplain warga yang sebelumnya membeli daging di pasar murah dengan harga Rp90.000 hingga Rp100.000 perkilogram.

Hendro menyebut, sebagian warga belum bisa membedakan antara daging sapi beku dan daging sapi segar. Selama ini Dia menyebut daging sapi yang dijual di pasar untuk dijual pagi hingga siang merupakan daging segar yang diperoleh dari tempat pemotongan hewan.

“Pada pasar murah yang sudah digelar di Desa Sukaratu Kalianda beberapa perusahaan penggemukan sapi memang menjual daging sapi beku juga daging ayam beku, harganya tentu beda dengan harga daging segar,” terang Hendro, Jumat (18/5/2018).

Harga daging sapi menyesuaikan harga perekor sapi dihitung berdasarkan berat rata-rata. Harga sapi perkilogram mencapai Rp45.000 hingga Rp50.000 perkilogram. Setelah dilakukan pemisahan dari jeroan dan tulang, harga daging sapi mencapai Rp110.000 hingga Rp120.000 perkilogram. Permintaan daging sapi yang tinggi saat ramadan ikut mempengaruhi harga daging sapi segar.

Daging ayam di pasar tradisional, Lampung Selatan [Foto: Henk Widi]
Sebelumnya, operasi pasar murah yang digelar oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Lampung Selatan digelar di desa Sukaratu, Kalianda, Kamis (17/5/2018). Operasi berlangsung hingga (4/6/2018) di kecamatan Jati Agung.

Hendro menyebut, masyarakat seharusnya diberi pemahaman perbedaan antara daging segar dengan daging beku. Harga daging beku lebih murah, berbeda dengan daging segar yang dijual di pasar. “Kami para pedagang daging sering memberi pengertian kepada pembeli mengenai perbedaan daging segar dan beku. Pembeli inginnya harga daging segar dan beku sama,” terang Hendro.

Dengan kondisi tersebut, Hendro menyebut tak merasa kuatir kehilangan konsumen. Selain karena segar berbeda dengan daging beku, operasi pasar juga berlangsung terbatas baik waktu maupun stok daging yang disediakan. Meski ada operasi pasar, pedagang pasar tradisional masih bisa berjualan.

Selain konsumen perseorangan, pembeli daging segar adalah rumah makan yang mendapatkan pesanan untuk kegiatan buka bersama. Sehari Hendro mampu menjual sekira 250 kilogram daging sapi segar.

Sesuai jadwal, operasi pasar murah kedua akan digelar di Kecamatan Penengahan dan Ketapang. Produk yang dijual adalah sembilan bahan pokok atau sembako, seperti beras, minyak goreng, telur, terigu, gula, daging ayam beku, daging sapi beku, susu, serta sejumlah bumbu dapur seperti bawang merah dan bawang putih, cabai merah serta kebutuhan pokok lain. Di operasi pasar yang digelar di 17 kecamatan di Lampung Selatan, selain sembako juga disediakan gas elpiji subsidi tiga kilogram.

Pedagang ayam Ismet menyebut, ayam yang dijualnya ada dua maca, yakni dalam kondisi hidup dan sudah dibersihkan. Saat ini harga ayam hidup bobot sekira dua kilogram perekor dijual Rp45.000. Harga tersebut lebih mahal dibandingkan dengan daging ayam beku di pasar murah yang berharga Rp35.000 perekor.

Meski ada pasar murah yang mulai digelar Pemkab Lamsel, Dia menyebut permintaan masih stabil. “Selama hampir tiga hari ini saya menjual rata rata lima puluh ekor ayam perhari dan selalu habis karena permintaan tinggi,” terang Ismet.

Sejumlah pedagang ikan laut dan ikan air tawar juga masih menjual dengan harga stabil. Permintaan akan ikan air laut dan ikan air tawar di pasar tradisional Penengahan umumnya banyak diminta masyarakat yang menghindari mengkonsumsi daging sapi dan ayam.

Ikan lele dijual Rp18.000 perkilogram, ikan patin Rp19.000 perkilogram, nila Rp15.000 perkilogram. Untuk ikan laut,  ikan kembung dijual Rp25.000, ikan kuniran Rp30.000 perkilogram. Untuk jenis ikan laut lain seperti Simba dijual maksimal Rp50.000 perkilogram.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.