Perajin Wayang Kulit Wukirsari Berkeliling Pasarkan Produknya

Editor: Mahadeva WS

237

YOGYAKARTA – Sejumlah perajin wayang asal kawasan sentra kerajinan wayang Wukirsari, Imogiri, Bantul rela berkeliling menjajakan produk kerajinan hasil karyanya ke berbagai daerah. Hal itu terpaksa dilakukan karena semakin minimnya peminat produk kerajinan berbahan dasar kulit tersebut.

Salah satu yang melakukan adalah Marsudi (40). Hampir setiap hari bapak tiga anak ini berkeliling menggunakan sepeda motor roda dua miliknya menjajakan produk kerajinan wayang buatannya. Dia biasa mangkal di sejumlah pasar tradisional baik di wilayah DIY, Jawa Tengah bahkan hingga ke Jawa Barat.

“Kalau hanya mengandalkan tamu pengunjung datang ke rumah ya tidak dapat hasil. Karena disana sudah banyak perajin. Apalagi lokasi saya masuk ke dalam, jadi kalah dibandingkan yang pinggir jalan raya,” katanya Selasa (14/05/2018).

Marsudi mengatakan, lewat fasilitasi kelompok paguyuban perajin wayang Wukirsari, Dia dan anggota lainnya juga mendapatkan bantuan pemasaran. Produk kerajinan anggota dipajang di lokasi sentra wisata wayang untuk ditawarkan kepada pengunjung.

Hanya saja hasil dari upaya pemasaran tersebut dirasakan masih belum maksimal. Hal tersebutlah yang mendorong para perajin memilih tetap berkeliling menggunakan sepeda motor menjajakan hasil karyanya. Dengan berkeliling, Marsudi mengaku sebulan mampu menjual 10 hingga 15 wayang kulit buatannya.

Mulai dari kerajaan wayang bentuk, wayang skelsel hingga kaligrafi dari bahan kulit untuk hiasan dinding. “Memang hasilnya tidak seberapa, tapi mau bagaimana lagi. Keahlian saya hanya buat wayang, tidak punya yang lain. Dan saya sudah terlanjur mencintai wayang,” katanya.

Baca Juga
Lihat juga...