Pertamina Diminta Jaga Stabilisasi Stok BBM Sebelum Mudik Lebaran

Editor: Satmoko

200
Pengamat Ekonomi ULM Syarituah Siregar - Foto Arief Rahman

BANJARMASIN – Pengamat Ekonomi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Syarituah Siregar meminta Pertamina untuk bisa melakukan penambahan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk wilayah Kalsel sebelum momen mudik lebaran.

Hal ini mengingat biasanya kebutuhan BBM saat mudik lebaran meningkat hingga dua sampai tiga kali lipat dibanding hari biasa. Untuk itulah diperlukan penambahan stok terlebih dahulu agar bisa memenuhi permintaannya.

“Jangan sampai stok kosong saat momen mudik lebaran, ini tentu akan sangat merugikan masyarakat,” katanya, Minggu (20/5/2018).

Dirinya pun menyesalkan sempat terjadinya kekosongan stok BBM jenis Premium dan Solar sebelum momen Ramadan. Dengan kosongnya stok sangatlah berpengaruh terhadap geliat distribusi barang yang ada di Kalsel.

“Geliat distribusi terganggu, pasti akan membuat stok barang di pasaran berkurang. Kalau berkurang d itengah permintaan sedang naik sekarang, maka tentu akan membuat harga barang menjadi naik,” ucapnya.

Apalagi di Kalsel sendiri hampir sebagian besar barang untuk memenuhi kebutuhan di Kalsel berasal dari Pulau Jawa. Jadi saat distribusinya terganggu sedikit saja, baik karena persoalan langkanya BBM maupun gelombang laut, harga barang di Kalsel akan cepat mengalami kenaikan.

“Karena itulah sekali lagi kita minta kepada Pertamina untuk bisa memenuhi stok BBM sesuai tingginya permintaan saat momen mudik lebaran. Jangan sampai kesalahan seperti momen sebelum Ramadan diulang kembali,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kalsel Bierhasani membenarkan, hampir sebagian besar kebutuhan pokok di Kalsel disuplai dari luar Kalimantan, yakni Pulau Jawa.

Agar harga bahan pokok tetap senantiasa stabil di Banua, pihaknya pun kini terus berupaya mendorong berbagai terobosan. Baik dengan berencana membangun pusat pergudangan modern terintegrasi agar pelaku usaha bisa menyetok kebutuhan pokok lebih banyak, sampai mendorong petani untuk bisa meningkatkan produksi agar mampu memenuhi kebutuhan pasar di tingkat lokal.

“Kalau mendorong peningkatan produksi petani kita lakukan kerja sama dengan instansi lainnya. Hal ini agar ke depan kita bisa memenuhi berbagai kebutuhan pokok dari petani lokal, bukan lagi dari pulau Jawa,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...