Pertebal Pengamanan, Polda Kaltim Turunkan 500 Personel Brimob

Editor: Mahadeva WS

123

BALIKPAPAN – Kepolisian Daerah Kalimantan Timur menurunkan setengah kekuatan atau setara dengan 500 personel yang dimiliki Brimob untuk mempertebal pengamanan di daerah tersebut. Hal itu dilakukan sesuai arahan Kapolda Kaltim menyikapi aksi terorisme yang terjadi di Surabaya dan Sidoarjo.

Komandan Satuan Brimob (Satbrimob) Polda Kaltim Kombes Pol Mulyadi menjelaskan, peningkatan pengamanan sudah dilakukan sesuai arahan Kapolda di titik-titik keramaian dan gereja serta rumah ibadah lainnya. “Saat ini pasukan Brimob Polda Kaltim dalam posisi siaga satu untuk pengamanan dan mempertebal pengamanan. Khususnya titik-titik keramaian terus dilakukan pengamanan termasuk gereja,” jelasnya, Selasa, (15/5/2018).

Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Mulyadi – Foto Ferry Cahyanti

Dalam pelaksanaanya, Satbrimob Polda Kaltim menyiagakan setengah kekuatan yang dimiliki. “Sudah diterjunkan 500 personel dan daerah yang dianggap rawan PPU, Balikpapan, Samarinda, Bontang dan Tenggarong,” sebutnya.

Mulyadi mengatakan pengamanan juga dilakukan di sejumlah gereja dan tempat-tempat ibadah. Pola pengamanan dilakukan secara menyeluruh termasuk pola sterilisasi dan preventif. Hal itu menjadi upaya preventif terhadap ancaman bom dengan deteksi awal.

Upaya lain yang dilakukan adalah, patroli selama 24 jam di setiap kabupaten dan kota yang ada di wilayah hukum Polda Kaltim. Kegiatan patroli dilakukan bersama jajaran dari polres setempat. “Kami menerjunkan 2 tim patroli masing-masing personel Brimob dengan persenjataan lengkap,” tambah Mulyadi.

Dengan upaya yang dilakukan, diharapkan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi akan isu-isu yang berkembang. Terutama isu dari oknum tak bertanggungjawab yang ingin menebarkan ketakutan di masyarakat. “Masyarakat juga tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi terhadap isu-isu yang berkembang,” pungkas Mulyadi.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.