Petani Magelang Siap Suplai Cabai

214
Cabai merah, ilustrasi - Dok. CDN

MAGELANG – Para petani di Desa Giri Kulon, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, siap memasok cabai selama bulan Ramadan dan Lebaran 2018 ke sejumlah daerah, termasuk Jakarta.

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Giri Makmur di Desa Giri Kulon, Muhammad Gufron, mengatakan saat ini di desanya ada 35-40 hektare lahan tanaman cabai yang tengah berproduksi.

“Kami siap memasok cabai ke Jakarta dan daerah lainnya untuk persiapan Ramadan maupun Lebaran nanti,” katanya, di Magelang (15/5/2018).

Ia menuturkan, selama ini telah memasok cabai ke beberapa daerah, antara antara lain Jakarta, Batam, Sumatera, dan Yogyakarta.

“Pengiriman barang tergantung pada permintaan dan tentu dengan mempertimbangkan harga yang berlaku, kalau di lokal harganya lebih tinggi tentu kami jual di lokal saja,” katanya.

Ia mengatakan, dari luasan lahan tanaman cabai di Desa Giri Kulon saat ini, sekali petik bisa mencapai empat ton.

Tanaman cabai yang dibudidayakan di Desa Giri Kulon adalah cabai rawit jumbo, harga saat ini berkisar Rp15.000 per kilogram.

“Dengan harga Rp15.000 per kilogram, kami sudah untung meskipun sedikit. Kalau harga melonjak hingga Rp100 ribu per kilogram seperti tahun lalu merupakan rezeki bagi kami,” katanya.

Ia menuturkan, petani memilih budi daya tanaman cabai karena cukup menjanjikan dibanding dengan tanaman lainnya.

Menurut dia, semula hanya satu-dua petani yang menanam cabai pada 2008 dengan luasan lahan sekitar 2.000 hingga 3.000 meter persegi, tetapi mulai 2015 minat petani menanam cabai meningkat drastis dan kini mencapai 35-40 hektare.

“Kami siap memasok kebutuhan cabai, selain di desa kami juga ada beberapa desa di Kecamatan Secang dan Grabag juga sebagai penghasil cabai,” katanya. (Ant)

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.