Petugas dari Lima Puskesmas Diterjunkan ke Palabuhan Bakauheni Lampung

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

230

LAMPUNG — Sejumlah petugas pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan diterjunkan ke pelabuhan Bakauheni Lampung dalam menjaga kesehatan pengguna jasa selama arus mudik dan balik.

Dr.Paul Neman, Kepala UPT Puskesmas Bakauheni menyebutkan, kesiapan petugas sudah dilakukan melalui kegiatan simulasi penanganan kecelakaan laut pada awal Mei ini, pemeriksaan kesehatan pengemudi bus, pemberian vitamin.

Perhatian pada kesehatan pengemudi bus dan kendaraan angkutan di pelabuhan Bakauheni disebut dr.Paul Neman dilakukan untuk mengurangi angka kecelakaan. Selain dari Puskesmas Bakauheni, petugas dari 5 Puskesmas Sragi, Rajabasa, Palas, Penengahan dan Ketapang juga ikut dilibatkan.

“Pada tahap awal pelayanan kesehatan sudah kita berikan kepada sejumlah pengemudi kendaraan bus agar dalam kondisi prima saat mengemudikan kendaraan,” terang dr. Paul Neman saat dikonfirmasi Cendana News, Jumat (25/5/2018).

Posko kesehatan yang akan disiagakan secara resmi akan dioperasikan sepekan sebelum lebaran. Pihaknya juga memasang baner imbauan dalam menjaga kesehatan di antaranya tidak mengonsumsi makanan atau minuman yang diberikan oleh orang tak dikenal, cuci tangan sebelum dan sesudah makan, konsumsi makanan bersih dan sehat, bila sakit manfaatkan pos kesehatan terdekat di jalur mudik.

“Selebaran tips mudik, sehat, aman dan selamat selalu kita pasang di sejumlah titik di antaranya loby tiket penumpang dan kendaraan,” papar dr.Paul Neman.

korban kecelakaan laut
Proses pengangkatan korban kecelakaan laut serta penumpang sakit di kapal dalam kegiatan simulasi [Foto: Henk Widi]
Samsu Rizal, Kepala Unit Pelaksana Tekhnis Puskesmas Rawat Inap Ketapang Lampung Selatan menyebutkan, untuk melayani pemudik pihaknya juga menerjunkan 25 petugas dalam operasi mudik lebaran pada bulan Juni mendatang.

Sebanyak 25 petugas yang disiagakan, 15 di antaranya perawat, lima dokter dan lima pengemudi ambulans dengan lima ambulans dari beberapa Puskesmas.

“Selama ini para perawat di setiap Puskesmas telah dibekali dengan kemampuan penanganan kedaruratan dan terus mengasah keterampilan dalam penanganan korban khususnya kecelakaan di laut maupun di darat,” terang Samsu Rizal.

Perawat yang akan disiagakan dalam pos pelayanan mudik telah dilatih memiliki kemampuan berkoordinasi dengan pihak lain di antaranya Basarnas, kepolisian dan TNI. Penyiapan peralatan obat obatan, oksigen, tandu serta kerja sama dengan dokter bahkan terus ditingkatkan melalui beberapa kali latihan.

“Latihan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam kejadian kecelakaan yang berpotensi terjadi selama arus mudik,” tutupnya.

Lihat juga...

Isi komentar yuk