banner lebaran

Poktan Kabupaten Kediri Kembangkan Varietas Cabai Unggulan

197
Lahan cabai -Dok: CDN

KEDIRI — Kelompok Tani “Prima Tani” Desa Brenggolo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, mampu mengembangkan cabai unggulan yang kualitas hasilnya baik dan tidak cepat busuk.

“Varietas ‘brenggolo’ ini cabainya kuat dikirim hingga luar pulau. Rasanya lebih pedas dan tidak cepat busuk,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri Widodo Imam Santoso di Kediri, Rabu.

Ia menambahkan, saat ini varietas tersebut masih dalam proses pelepasan dengan harapan tanaman ini bisa menjadi kebanggaan warga Brenggolo dan Kabupaten Kediri. Varietas tersebut dinamakan “brenggolo” sesuai dengan nama daerah asalnya, Desa Brenggolo, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri.

Kabupaten Kediri merupakan tiga daerah di Provinsi Jawa Timur yang menjadi acuan stabilitas harga cabai nasional. Selain karena produksi yang cukup banyak, juga terdapat varietas cabai unggulan.

Bahkan karena temuan varietas ini, Kelompok Tani “Prima Tani” Kabupaten Kediri berhasil mewakili Kabupaten Kediri mengikuti lomba agribisnis tanaman pangan dan hortikultura tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2018. Penilaian lomba tersebut juga diselenggarakan di Sekretariat Poktan “Prima Tani” Desa Brenggolo, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri.

Selama ini, “Prima Tani” Kabupaten Kediri adalah kelompok tani yang bergerak di komoditas pertanian cabai. Pada tahun ini, kelompok tersebut berhasil menjadi tiga besar dalam tahap awal lomba agribisnis tanaman pangan dan hortikultura, menyisihkan peserta dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur.

Dalam penilaian tersebut, hadir sebagai tim verifikasi dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, yang diwakili Kepala Seksi Tanaman Sayuran dan Obat Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur Indrawati.

Indrawati mengungkapkan telah mendengarkan pemaparan dari perwakilan kelompok tani tersebut. Dari hasil pemaparan secara umum cukup bagus bahkan sesuai dengan berkas administrasi yang diberikan.

“Secara penilaian kelembagaan semua bagus. Penilaian lapang yang telah dilaksanakan juga bagus. Bahkan di sini mempunyai nilai positif karena hortikultura yang dikembangkan adalah varietas asli Brenggolo, yakni cabai ‘brenggolo’,” katanya.

Ia berharap, proses pelepasan segera dipercepat, dengan harapan varietas ini tidak diklaim oleh orang lain. Para petani di desa ini bisa menjadi lebih sejahtera, karena bisa mendapatkan pendapatan berlebih setelah bibit yang dijual resmi mempunyai sertifikat.

“Saya justru menitipkan pesan kepada Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri agar proses pelepasan varietas ‘brenggolo’ dipercepat. Hal ini agar kualitas unggul ini tidak diklaim pihak lain menjadi milik mereka. Sehingga bisa menambah kesejahteraan petani Brenggolo. Kedepan tidak hanya menjual cabai tapi juga bibit yang bersertifikat,” kata dia.[ant]

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.