Polisi Evakuasi Kendaraan Tabrakan Beruntun di Bakauheni

Editor: Koko Triarko

285
LAMPUNG — Satuan Lalu Lintas Polres Lampung Selatan, terus melakukan penanganan pascatabrakan beruntun di pintu masuk pelabuhan Bakauheni yang menyebabkan satu korban tewas dan lainnya luka luka.
Kepala Unit Patroli Lalu Lintas Satlantas Polres Lamsel, Ipda Mustolih, mengatakan, kelancaran lalin pascakecelakaan dilakukan secepatnya dengan mengevakuasi kendaraan yang masih melintang di jalan.
Menurutnya, sebagai langkah antisipasi terjadinya kemacetan, rekayasa lalu lintas telah dilakukan dengan menutup akses jalan di lokasi kecelakaan beruntun.
Kanit Patroli Satlantas Polres Lampung Selatan,Ipda Mustolihbl (kacamata hitam) menyiapkan proses evakuasi dengan menggunakan alat berat milik PT.Pembangunan Perumahan [Foto: Henk Widi]
Sementara, salah satu kendala sulitnya evakuasi kendaraan akibat salah satu mobil bernopol BE 9772 BG sempat terbakar, dua as roda bagian depan dan belakang terlepas. Selain itu, juga adanya muatan ratusan karung pasir silika bercampur dengan muatan tepung terigu dan minyak goreng dari truk bok B 9828 LK.
“Sudah dikoordinasikan dengan pengurus untuk segera memindahkan muatan, agar proses evakuasi kendaraan bisa dilakukan, sembari menunggu crane alat berat milik perusahaan kontraktor jalan tol,” terang Ipda Mustolih, di lokasi kecelakaan beruntun depan pintu masuk Pelabuhan Bakauheni, Jumat (25/5/2018).
Ipda Mustolih menyebut, evakuasi akan dilakukan dengan mereposisi dua kendaraan yang melintang dan menghalangi akses masuk ke kawasan pelabuhan Bakauheni. Dampak dari melintangnya kendaraan tersebut membuat semua jenis kendaraan roda dua dan roda empat menggunakan jalur lain yang telah direkayasa. Jalur yang sebelumnya dipergunakan sebagai akses keluar pelabuhan, akses keluar dari segmen satu Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).
Satlantas Polres Lamsel berkoordinasi dengan pengurus jasa ekspedisi kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun, pihak PT. Pembangunan Perumahan (PP) yang memiliki alat berat untuk mengevakuasi bangkai kendaraan terlibat kecelakaan beruntun.
Sempat terhambat waktu Salat Jumat, ia menyebut evakuasi akan dilakukan dengan menggeser bangkai truk yang ringsek ke tepi jalan, agar sebagian jalan bisa dilalui kendaraan dari arah Bandarlampung.
“Selain melakukan evakuasi, akses jalan harus dibersihkan karena ada material pasir silika dan tumpahan minyak goreng yang licin membahayakan kendaraan yang melintas,” terang Mustolih.
Somad, salah satu kuli angkut menyebutkan, sekitar 250 karung pasir silika mulai dipindahkan dari bak bangkai truk yang hancur dan terbakar bernopol BE 9772 BG.
Sejumlah karung yang sudah disingkirkan tersebut akan memudahkan proses pemindahan truk yang masih melintang di jalan masuk ke pelabuhan Bakauheni.
Akibat lokasi yang masih dipenuhi pasir berserakan, sejumlah kendaraan terpaksa dialihkan menggunakan jalur keluar yang direkayasa menjadi dua jalur sementara waktu.
Kecelakaan beruntun yang terjadi di jalur masuk pelabuhan Bakauheni, melibatkan empat kendaraan pada Jumat (25/5) dini hari, mengakibatkan satu korban meninggal dunia dan beberapa luka luka. Korban meninggal akibat kecelakaan yang diduga akibat rem blong tersebut bernama Ardiman (47), pengemudi truk colt diesel bernomor polisi Be 8195 PW, asal Sukadana, Lampung Timur.
Sementara korban luka ringan bernama Teguh (24), pengemudi truk bernomor polisi BE 9772 BG, asal Sidomulyo, Arif (27) pengemudi truk box bernomor polisi B 9828 LK asal Jambi, mengalami luka ringan. Korban kecelakaan sebagian dibawa ke RSUD Bob Bazar dan Puskesmas Bakauheni.
Hingga kini, dua kendaraan terlibat kecelakaan, yakni truk bernomor polisi BE 9772 BG dan truk box bernomor polisi B 9828 LK, belum dievakuasi. Sejumlah pengurus kendaraan ekspedisi bahkan terpaksa mengerahkan kendaraan L300 untuk melakukan evakuasi barang.
Baca Juga
Lihat juga...