Polres Lamsel Evaluasi Jalur Penyelamat di Bakauheni

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

251

LAMPUNG — Kepala Unit Pendidikan dan Rekayasa Lalulintas (Kanit Dikyasa) Satuan Lalu Lintas Polres Lamsel, Inspektur Polisi Satu Yani Devi Yanti menyebutkan, dalam beberapa bulan terakhir terjadi beberapa kali kejadian kecelakaan lalulintas (lakalantas) akibat malfungsi pengereman kendaraan.

“Kepolisian Resort Lampung Selatan akan melakukan evaluasi terkait fasilitas jalur penyelamat kendaraan rem blong di pintu masuk pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan,” sebut Yani Devi Yanti saat dikonfirmasi Cendana News, Selasa (29/5/2018).

Mendampingi Kasatlantas Polres Lamsel, Ajun Komisaris Polisi Reza Khomaini pihak Satlantas Polres Lamsel telah melakukan sejumlah upaya. Rencana manajemen rekayasa lalu lintas arus balik bahkan sudah dilakukan dengan membuat sistem contra flow yang sudah diujicobakan.

Pemasangan sejumlah rambu peringatan untuk memperhatikan sistem pengereman bahkan dipasang di sejumlah lokasi di Jalinsum dan Jalintim.

“Kami sudah koordinasikan dengan sejumlah pihak, di antaranya PT. ASDP Bakauheni karena titik rawan lakalantas berada di pintu masuk pelabuhan Bakauheni termasuk keberadaan jalur penyelamat,” terangnya.

Iptu Yani Devi Yanti
Iptu Yani Devi Yanti, Kanit Dikyasa Satlantas Polres Lampung Selatan [Foto: Henk Widi]
Penertiban kendaraan jenis truk parkir di jalur pintu masuk juga dilakukan dengan imbauan bahkan tindakan bukti pelanggaran (Tilang). Meski demikian tindakan pengemudi yang tidak mengindahkan larangan berimbas kepada lakalantas.

Ia juga memastikan, manajemen tersebut akan diberlakukan saat angkutan lebaran. Saat terjadi kemacetan di pintu masuk pelabuhan hingga ke  SPBU Garuda Hitam, pengalihan akan dilakukan ke Jalan Lintas Timur.

“Kendaraan tujuan Bandarlampung selanjutnya akan diarahkan ke jalan alternatif simpang Gayam setelah dari pelabuhan Bakauheni,” ungkapnya.

Rekayasa akan dilakukan menyesuaikan kondisi penggunaan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) segmen satu Bakauheni. Akses  yang sudah digunakan sepanjang 8,9 kilometer menjadi perhatian di titik exit gerbang tol Bakauheni Utara yang keluar di Jalan Lintas Sumatera. Terlebih di KM 07 Jalinsum masih dalam kondisi longsor pada bagian bahu jalan dan berpotensi semakin lebar.

Titik rawan kendaraan mengalami rem blong di wilayah Lampung Selatan di Jalinsum terdapat di turunan pintu masuk pelabuhan Bakauheni, turunan Menara Siger, turunan Gubuk Seng, turunan Gunung Pancong kecamatan Ketapang dan turunan Tarahan kecamatan Katibung.

Baca Juga
Lihat juga...