Polres Lamsel Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Bakauheni

Editor: Mahadeva WS

250

LAMPUNG – Mengantisipasi kepadatan lalu lintas di ujung selatan Pulau Sumatera,  Polres Lampung Selatan menyiapkan rekayasa lalu lintas di area masuk dan keluar pelabuhan Bakauheni. Untuk memperlancar arus kendaraan, akan dilakukan sistem contra flow.

Kasat Lantas Polres Lamsel AKP Reza Khomaini didampingi Kanit Patroli Satlantas Polres Lamsel Ipda Mustolih menyebut, simulasi telah dilakukan sebelum arus mudik dan balik lebaran 2018/1439 Hijriah. Simulasi menjadi latihan bagi personil Satlantas sesuai dengan tugas yang ditentukan mulai dari dua jalur jalan di Jalan Lintas Sumatera Way Baka Bakauheni hingga pelabuhan Bakauheni.

Pengarahan personil Satlantas Polres Lamsel sebelum simulasi rekayasa lalu lintas di Bakauheni [Foto: Henk Widi]
Rekayasa lalu lintas dilakukan mulai dari pertigaan kawasan wisata Menara Siger hingga di bawah fly over Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Tepatnya di area Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni. Di lokasi tersebut, sarana water barrier dan corn menjadi pembatas akses jalan keluar dari pintu keluar pelabuhan Bakauheni.

“Rekayasa lalu lintas ini kita simulasikan  sebagai upaya untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di pintu masuk dan keluar pelabuhan Bakauheni saat arus mudik dan balik lebaran berlangsung,” terang Ipda Mustolih saat ditemui Cendana News di Bakauheni, Rabu sore (23/5/2018).

Ipda Mustolih menyebut, rekayasa manajemen lalu lintas akan diatur sesuai standar operasional prosedur (SOP) lalu lintas. Pengaturan dilakukan dengan mempergunakan beberapa kode warna. Saat kode warna hijau dengan arus kendaraan dalam kondisi normal dengan opsi kendaraan yang akan masuk ke pelabuhan menggunakan jalur arteri, sepeda motor menggunakan jalur khusus yang sudah disediakan dengan water barrier.

Personil satlantas Polres Lamsel memasang water dan corn barrier di pintu masuk pelabuhan Bakauheni Lamsel untuk rekayasa lalu lintas [Foto: Henk Widi]
Kode kuning menandai adanya kendaraan yang mengantri hingga keluar areal pelabuhan. Dengan demikian, sebagian kendaraan diarahkan melaui jalur yang sudah dipisah dengan corn barrier mulai dari Way Apus Bakauheni.

Sementara pada situasi merah, memperlihatkan adanya kemacetan yang cukup tinggi. Hal itu akan disiakapi dengan meminta sejumlah kendaraan diprioritaskan hanya untuk kendaraan pribadi sementara untuk kendaraan truk akan diarahkan ke sejumlah kantong parkir. “Simulasi kita gelar untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kemacetan di sejumlah titik sebelum pintu masuk pelabuhan Bakauheni,”terang Ipda Mustolih.

Rekayasa lalu lintas sangat penting dilakukan, karena Bakauheni menjadi pertemuan antara Jalan Tol Trans Sumatera, Jalan Lintas Timur Lampung, Jalan Lintas Tengah Sumatera. Pada pertigaan kawasan wisata Menara Siger sering menjadi lokasi macet karena adanya pasar Bakauheni dan berada di dekat stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Bakauheni.

Akses jalan menuju pintu masuk pelabuhan Bakauheni yang saat ini ada dua jalur akan dipisah menjadi tiga jalur. Satu jalur dipergunakan untuk akses masuk ke pelabuhan khususnya untuk kendaraan yang akan membeli tiket, dua jalur dipisahkan untuk kendaraan keluar dari dermaga pelabuhan Bakauheni dan juga jalur khusus untuk motor.

Situasi simulasi tersebut akan berubah sesuai kondisi nyata saat arus mudik dan balik lebaran pada bulan Juni mendatang. Pantauan Cendana News saat simulasi digelar di depan SPBU Bakauheni pada Rabu (23/5/2018) sore, terlihat situasi lalulintas sangat ramai. Kemacetan kendaraan roda dua dan kendaraan pribadi di wilayah tersebut saat sore terjadi akibat banyaknya masyarakat yang melakukan ngabuburit menjelang berbuka puasa. Lokasi di depan Menara Siger yang menjadi lokasi berjualan menu berbuka puasa terlihat padat ditambah kendaraan yang akan masuk dan keluar pelabuhan Bakauheni.

Baca Juga
Lihat juga...