Presiden Jokowi Resmikan Minangkabau Ekspres

Editor: Mahadeva WS

271

PADANG – Presiden RI Joko Widodo meresmikan Kereta Api (KA) Bandara Minangkabau Ekspres. Kereta tersebut menjadi kereta bandara ketiga di Indonesia setelah sebelumnya beroperasi KA Bandara Kualanamu dan KA Bandara Soekarno-Hatta.

Presiden Jokowi bersama Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno saat meresmikan KA Bandara Minangkabau Ekspres/Foto: Istimewa / M Noli Hendra

Dalam sambutannya Jokowi mengatakan, KA Bandara Minangkabau Ekspres, baru ada ada di Medan dan di Jakarta.  “KA bandara ini diberi nama KA Minangkabau Ekspres dan sudah beroperasi perdana pada 1 Mei 2018. Dengan adanya kereta bandara ini, saya berharap, penggunaan mobil pribadi bisa dikurangi sehingga bisa mengurangi kemacetan, seperti halnya di Jakarta,” katanya, di Padang, Senin (21/5/2018).

Dengan operasionalnya kereta bandara,  Presiden menghimbau masyarakat untuk memanfaatkan transportasi massal, seperti busway, kereta, dan sebentar lagi ada MRT dan LRT.  transportasi massal akan mampu mengatasi kemacetan di jalan raya. Begitu juga di Sumbar, Jokowi menginginkan dengan adanya transportasi massal, meski tidak ada persoalan kemacetan yang terjadi.

Lebih lanjut, Presiden mengatakan, harga tiket kereta bandara di Padang ini juga sangat terjangkau. Perbedaannya dengan kereta bandara di Jakarta, adalah kereta bandara di Padang dibiayai dari APBN, bukan swasta. “Tiketnya sangat murah sekali. Kalau di Jakarta dikerjakan swasta kalau di sini dikerjakan APBN. Tadi saya periksa langsung tiketnya. Di sini tiket tercantum Rp10 ribu. Artinya apa? Ya sangat murah sekali,” ujarnya.

Presiden menyebut, Bandara Internasional Minangkabau juga sedang dalam proses perluasan. Dari sebelumnya mampu menampung 2,7 juta penumpang per tahun dikembangkan menjadi 5,7 juta penumpang di akhir 2019.

“Saya tanyakan Direktur Utama Angkasa Pura, kapan selesai Pak Dirut? Jawabannya Insya Allah Pak 2019. Insya Allah 2019 akan selesai sehingga airport Bandara Internasional Minangkabau ini menjadi airport besar dengan kapasitas 5,7 juta penumpang,” sebutnya.

Setelah meresmikan KA bandara, Presiden dan Ibu Iriana bersama rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kota Padang dengan menggunakan kereta bandara.  Sepanjang perjalanan di dalam kereta, Presiden dan Ibu Iriana bertatap muka dengan perwakilan Ketua OSIS SMA dan SMK se-Provinsi Sumatra Barat.

Baca Juga
Lihat juga...