PSIM Siap Lumat Tim Beruang Madu

Editor: Koko Triarko

244
Bona Simanjuntak, Pelatih Kepala PSIM Yogyakarta. -Foto: Sodik

YOGYAKARTA – PSIM Yogyakarta memiliki kepercayaan diri yang cukup tinggi, setelah meraih hasil positif di dua laga tandang terakhirnya. Tren positif bakal berlanjut saat Laskar Mataram menjamu Persiba Balikpapan di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, Selasa (15/5) sore nanti.

PSIM tidak punya pilihan, selain mengamankan tiga angka perdana di depan pendukung sendiri. Pada laga kandang pertamanya kontra PS Mojokerto Putra, PSIM Yogyakarta dipaksa mengakhiri laga dengan hasil imbang tanpa gol. Padahal, PSIM butuh kemenangan untuk memangkas defisit poin.

Kini, kesempatan memangkas defisit poin terbuka lebar saat menjamu tim Brtuang Madu, julukan Persiba. Meski jika tidak hati-hati, kepercayaan diri berlebih skuat asuhan Bona Simanjuntak bisa menjadi bumerang. Hal ini pun disadari Bona.

“Kami minta anak-anak tidak over percaya diri. Tapi, kami ingin mendapatkan tiga angka pertama di kandang besok,” ucap Bona, Selasa (15/5/2018).

Menurut Bona, pascadua lawatan tandang yang berujung dengan empat poin bagi tim kebanggaan Brajamusti, tim pelatih telah melakukan evaluasi. Namun, ia menekankan tim bakal tetap bermain menyerang dengan kombinasi bola pendek sesuai karakter permainan tim.

“Kami berusaha membenahi kelemahan. Kami evaluasi menyeluruh hasil empat laga yang sudah lewat. Sekarang targetnya tentu mengamankan kemenangan, apalagi pertandingan kandang. Kami telah belajar dari kegagalan di laga kandang pertama saat ditahan imbang 10 pemain PSMP,” jelas dia.

Ia juga menilai, yang harus diwaspadai dari Persiba adalah tendangan bola-bola mati. “Dalam laga terakhir mereka, tiga gol yang dicetak berawal dari tendangan bola mati. Ini yang harus diwaspadai,” ungkapnya.

Bona pun bakal mempertahankan komposisi pemain seperti saat menjungkalkan tuan rumah Persegres Gresik United 3-2 pada laga sebelumnya.

Lini depan tetap mengandalkan Ismail Haris, ditopang Supriyadi, Hendika Arga Permana dan Raymond Tauntu. Lini belakang dikoordinir Edo Pratama dengan kiper Ivan Febrianto. Semua pemain pun siap dimainkan, kecuali Fachry Muslim yang cedera hamstring.

Edo Pratama ,mengungkapkan tekadnya bersama rekan-rekannya membawa PSIM meraih kemenangan di depan suporter. “Ini laga kandang yang harus dimenangi. Apalagi sebelumnya kami sudah kehilangan poin di kandang. Kemenangan atas Persegres telah memotivasi kami,” tegas dia.

Jika berhasil mengamankan tiga angka, maka defisit poin Laskar Mataram kembali berkurang dan tersisa satu dari semula sembilan poin yang dijatuhkan FIFA akibat kasus pembayaran gaji terhadap tiga pemain asal Belanda Kristian Adelmund, Lorenzo Rimkus, dan Emile Linkers, yang tertunggak.

Persoalan muncul setelah PT Nirwana Persada Indonesia (NPI) yang memboyong ketiganya hengkang tanpa alasan jelas. Padahal, beban gaji ketiga pemain itu cukup besar. Kini, PSIM pun masih tetap harus melunasinya dengan nominal hampir Rp1 miliar.

Baca Juga
Lihat juga...