Ramadan, Pegiat Literasi dan Risma Kolaborasi Bersihkan Masjid

Editor: Satmoko

465

LAMPUNG – Masa awal Ramadan sejak lima hari sejumlah siswa sekolah diliburkan termasuk bagi anak-anak usia SD hingga SMA di Dusun Tegalsari II Pekon Air Kubang Kecamatan Air Naningan Kabupaten Tanggamus Lampung.

Kesempatan liburan tersebut oleh anak-anak di wilayah tersebut terutama anak-anak yang belajar di rumah baca (Rubaca) Jalosi Sanak Negeri digunakan untuk melakukan kegiatan bermanfaat. Saat hari biasa anak-anak tetap mendalami ilmu agama dengan buku bacaan di Rubaca Jalosi Sanak Negeri.

Tamar Widadi selaku pengelola Rubaca Jalosi Sanak Negeri menyebut, anak-anak bisa membaca buku saat tidak ada kegiatan terutama dengan libur sekolah awal Ramadan.

Tamar Widadi menyebut meski menjalankan ibadah puasa ia selalu menganjurkan anak-anak Rubaca Jalosi Sanak Negeri mengisi waktu dengan kegiatan positif dan tidak digunakan untuk bermalas-malasan.

Bagian dalam area masjid dibersihkan atas kolaborasi Risma Nurul Iman dan Jalosi Sanak Negeri [Foto: Ist/Henk Widi]

Pada akhir pekan ia menyebut selain kegiatan membaca buku di rubaca Jalosi Sanak Negeri ia  bahkan mengisi kegiatan waktu luang dengan membersihkan lingkungan masjid.

“Waktu pembersihan masjid kita gelar setiap pekan selama bulan ramadan dengan membersihkan halaman masjid di desa kami. Baik bagian dalam maupun luar. Kita lakukan sore hari sebelum waktu berbuka puasa dengan kondisi cuaca tidak terlalu panas,” terang Tamar Widadi, selaku pengelola rumah baca Jalosi Sanak Negeri saat dikonfirmasi Cendana News, Minggu sore (20/5/2018).

Kegiatan selama libur Ramadan tersebut diakui Tamar Widadi merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Remaja Islam Masjid (Risma) Nurul Iman.

Hari libur awal Ramadan diakuinya dimanfaatkan oleh Risma  Nurul Iman berkolaborasi dengan anak-anak rumah baca Jalosi Sanak Negeri untuk bergotong royong membersihkan lingkungan sekitar masjid.

Halaman masjid Nurul Iman dibersihkan oleh anggota Risma dan anak anak Rubaca Jalosi Sanak Negeri [Foto: Ist/Henk Widi]

Selain sebagai bentuk menjaga kebersihan lingkungan masjid, melalui gotong royong Tamar Widadi mengajak anak-anak untuk mengamalkan ilmu yang telah dibaca selama belajar di Rubaca Jalosi Sanak Negeri.

Kegiatan ini menurut Tamar Widadi merupakan rutinitas setiap awal bulan Ramadan sehingga anak-anak selalu antusias dalam membersihkan lingkungan masjid. Kegiatan tersebut  selain menjaga lingkungan masjid lebih bersih juga dapat menambah kekhusyukan dalam beribadah selama bulan Ramadan terutama ibadah tarawih yang selalu digelar setiap malam.

Selain itu ia menyebut kegiatan membersihkan masjid juga melatih anak-anak agar selalu peduli dengan lingkungan sekitar dan meningkatkan rasa kegotong-royongan.

“Selama bulan Ramadan ini kegiatan di rumah baca tetap berjalan seperti biasa, namun kegiatan difokuskan di dua tempat yaitu di rumah baca yang dilakukan setiap hari dan di masjid setiap pekan,” papar Tamar Widadi.

Selama bulan suci Ramadan Tamar Widadi menyebut kegiatan literasi dengan membaca buku di perpustakaan yang disediakan Rubaca Jalosi Sanak Negeri lebih ditekankan pada aspek-aspek religi.

Buku-buku bacaan berkaitan dengan cerita nabi, tuntunan salat serta buku buku keagamaan Islam untuk menambah wawasan bahkan lebih difokuskan dan diperdalam.

Menurut Tamar Widadi porsi buku-buku bacaan di Rubaca Jalosi Sanak Negeri untuk buku non-kerohanian sengaja diperbanyak hasil bantuan dari para donatur melalui pustaka bebas bea (free cargo literacy).

Tamar Widadi mengungkapkan kegiatan gabungan antara Risma dan anak-anak Rubaca Jalosi Sanak Negeri  dilakukan untuk mempererat tali silaturahmi antara pemuda anggota Risma dan anak-anak yang sebagian masih berusia SD hingga SMP.

Karena selama ini perkembangan kegiatan di lingkungan masyarakat baik kegiatan literasi dan keagamaan terutama kegiatan masjid, tidak terlepas dari keterlibatan pemuda dan anak-anak.

Pembersihan lingkungan masjid yang dilakukan berkolaborasi dengan Risma dan Rubaca Jalosi Sanak Negeri dilakukan setiap pekan. Sebab setiap hari selain melakukan kegiatan belajar di rumah baca Jalosi Sanak Negeri, kegiatan membersihkan masjid juga dilakukan oleh para orangtua.

Selain di bagian halaman, bagian dalam masjid juga dibersihkan meliputi lantai, karpet, jendela dan beberapa bagian masjid Nurul Iman agar nyaman digunakan saat ibadah selama Ramadan hingga Idul Fitri.

Ia menyebut kolaborasi antara Risma dan rumah baca Jalosi Sanak Negeri akan ditingkatkan melalui kegiatan selama bulan Ramadan di antaranya tadarusan, buka puasa bersama dan kegiatan lainnya.

Ia menyebut Risma Nurul Iman dan rumah baca Jalosi Sanak Negeri memiliki keterkaitan yang sangat erat. Ketika di rumah baca sedang ada kegiatan, anggota Risma menjadi relawan untuk membantu memperlancar kegiatan mulai dari mempersiapkan kegiatan hingga selesainya acara.

“Anggota Risma Nurul Iman yang kerap memiliki kegiatan hari besar keagamaan anak-anak rumah baca Jalosi Sanak Negeri juga bergabung dalam kegiatan yang dilakukan Risma sehingga ikut dilibatkan,” beber Tamar Widadi.

Keberadaan rumah baca Jalosi Sanak Negeri diaku Tamar selain berisi kegiatan pelatihan kesenian tradisional, kewirausahaan, budaya juga dilatih untuk peduli kepada lingkungan tempat tinggal.

Semangat kegotong-royongan tersebut diakui Tamar melatih anak-anak sejak dini untuk bisa memberikan manfaat sekecil apa pun bagi lingkungan sosial dengan penuh kesadaran tanpa paksaan.

Pembagian waktu untuk belajar dan peduli pada kegiatan sosial diatur menyesuaikan waktu senggang anak-anak di wilayah tersebut.

Baca Juga
Lihat juga...