Rumah Belajar Modern Bantul Butuh Angkutan Pengunjung

Editor: Koko Triarko

355
YOGYAKARTA – Ketiadaan fasilitas berupa sarana bus antar jemput pengunjung, menjadi kendala utama Rumah Belajar Modern yang terletak di Jalan Imogiri Barat, Dusun Semail, Bangunharjo, Sewon, Bantul. 

Sebagai salah satu perpustakaan berbasis aktivitas di bawah naungan Perpustakaan Daerah DIY,  Rumah Belajar Modern membutuhkan sarana bus antar jemput pengunjung untuk menunjang kegiatan.

Pengelola Rumah Belajar Modern, Ririn Retno Maruti, menyebut Rumah Belajar Modern selama ini hanya memanfaatkan satu bus angkutan pengunjung yang dipinjam dari Perpusda DIY.

Hal itu dinilai tidak mencukupi, terlebih bus tersebut kerap digunakan untuk kegiatan di lingkup Perpusda DIY sendiri.

“Kendala kita belum memiliki layanan bus angkutan pengunjung sendiri. Jadi, kita hanya dipinjami dari Perpusda DIY. Padahal, bus itu kerap dipakai. Sehingga pengunjung kesulitan untuk bisa sampai ke sini,” ujarnya, belum lama ini.

Ririn berharap, pihak terkait dapat membantu mengatasi persoalan tersebut. Yakni dengan mengadakan angkutan khusus untuk pengunjung Rumah Belajar Modern.

Rumah Belajar Modern merupakan satu-satunya perpustakaan berbasis aktivitas di DIY. Berdiri sejak 2013, perpustakaan ini tidak hanya menyediakan buku-buku bacaan, namun juga berbagai aktivitas untuk setiap pengunjung.

“Prinsipnya kita memang perpustakaan berbasis aktivitas. Kita tidak hanya menyediakan buku, namun juga berbagai aktivitas. Jadi, selain mengajak pengunjung untuk belajar lewat buku, kita juga mengajak pengunjung untuk belajar lewat bermacam aktivitas,” katanya.

Memiliki sejumlah fasilitas seperti ruang perpustakaan, ruang internet, aula dan sport center, theater terbuka, hingga learning park, Rumah Belajar Modern memiliki sejumlah layakan. Di antaranya, Wisata Pusataka. Diikuti siswa PAUD, TK hingga SD, layanan ini mencoba mengajak anak-anak mengenal perpustakaan dengan cara menyenangkan.

“Jadi, anak-anak kita undang untuk berkunjung. Lalu, kita kenalkan perpustakaan baik lewat pemutaran film, senam, buku dongeng atau pun aneka permainan,” katanya.

Selain itu, ada pula layanan kreativitas bagi ibu-ibu yang biasanya ikut berkunjung mendampingi anak-anaknya. Berupa pelatihan merajut, membuat sablon, cooking class, membatik, menjahit, membuat kerajinan, dan masih banyak lagi.

“Kita juga memiliki layanan bimbingan pembaca untuk anak SD dan SMP. Layanan ini bertujuan membangun minat baca masyarakat. Biasanya, anak-anak kita ajak melakukan permainan dengan tugas-tugas seperti me-resume sebuah buku dan sebagainya,” jelasnya.

Dikunjungi ratusan pengunjung, khususnya anak-anak, fasilitas Rumah Belajar Modern yang paling digemari adalah ruang komputer dan internet. Di sini terdapat sejumlah komputer yang dapat dimanfaatkan pengunjung untuk belajar secara online. Termasuk juga game edukatif untuk anak-anak usia SD dan TK.

“Anak-anak PAUD dan TK juga bisa bermain bebas di learning park. Ada berbagai macam permainan outdoor yang kita siapkan. Sementara anak-anak SMP dan SMA bisa belajar lewat internet memanfaatkan layanan wifi yang kita siapkan di gazebo,” ujarnya.

Buka setiap hari kecuali hari Minggu, dengan lima tenaga layanan, Rumah Belajar Modern diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat untuk belajar tentang berbagai hal. Sehingga adanya Rumah Belajar Modern ini bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya di sekitar wilayah Sewon, Bantul, dan sekitarnya.

Baca Juga
Lihat juga...