Sektor Kontruksi Jadi Andalan Bank Kalsel Syariah

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

105
Kepala Eksekutif Syariah Bank Kalsel Agus Syabaruddin. Foto Arief Rahman

BANJARMASIN — Bank Kalsel Syariah di tahun 2018 ini masih mengandalkan sektor kontruksi pada bisnis pembiayaannya.

Menurut Kepala Eksekutif Syariah Bank Kalsel Agus Syabaruddin, hal tersebut cukup beralasan, mengingat saat ini sektor kontruksi sedang naik daun seiring gencarnya Pemerintah melakukan pembangunan.

“Untuk tahun ini kita tetap fokus melakukan pembiayaan pada sektor kontruksi. Bahkan kami menargetkan bukan hanya pembiayaan sektor kontruksi lokal saja, namun juga hingga skala nasional,” tegasnya, Kamis (17/5/2018).

Pada tahun 2017 lalu ungkap Agus, sudah banyak proyek pembangunan infrastruktur yang dibantu. Baik itu pembangunan gedung hingga pengembangan Bandara Syamsudin Noor.

“Sekarang kita akan lebih fokus melakukan pembiayaan untuk proyek nasional. Hal ini karena kita ingin mendorong pertumbuhan bisnis Bank Kalsel Syariah lebih 35 persen pada Tahun 2018,” ungkapnya.

Terkait perkembangan Bank Kalsel Syariah secara keseluruhan, diakuinya sudah sangat menggembirakan. Untuk total asset yang dimiliki sudah mencapai Rp1,3 Triliun, sedangkan dana pihak ketiga mencapai Rp600 Miliar. Lalu untuk kredit mencapai Rp700 Miliar.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.