Seleksi CHA oleh KY Memasuki Tahap Akhir

Editor: Mahadeva WS

196

JAKARTA – Seleksi Calon Hakim Agung (CHA) oleh Komisi Yudisial (KY) memasuki tahap akhir. Seluruh peserta seleksi menjalani tes wawancara terbuka dihadapan Panitia penyeleksi (Panel).

Juru Bicara KY Farid Wajdi – Foto: M Hajoran Pulungan

Hasil dari seleksi akan diserahkan kepada DPR untuk dilakukan fit and proper test. “Sampai saat ini, Panel belum bisa menentukan siapa calon yang lolos dan diserahkan kepada DPR. Karena semua calon mempunyai potensi yang sama untuk menjadi hakim agung,” kata Juru Bicara KY Farid Wajdi di Gedung KY Jakarta, Senin (14/5/2018).

Farid mengatakan, wawancara terbuka CHA merupakan tahapan akhir uji kelayakan. Wawancara dilakukan oleh Anggota KY dan Panel Ahli. Hasil penilaian wawancara menjadi bahan pertimbangan penetapan kelulusan CHA yang akan disampaikan kepada DPR.

Adapun materil wawancara terbuka yang dinilai oleh panel adalah visi, misi, dan komitmen. Kemudian kenegarawanan, integritas, kemampuan teknis dan proses yudisial serta kemampuan pengelolaan yudisial. “Diharapkan nilai materi dari visi, misi, komitmen, integritas dan kemampuan pengelolaan yudisial dari para calon hakim agung bisa menjaga marwah, martabat dan keluhuran hakim,” ungkapnya.

Panel seleksi CHA terdiri dari tujuh Komisioner KY, ditambah dua Anggota dari luar, yakni mantan Ketua MA Bagir Manan dan Mantan Hakim Agung Iskandar Kamil. Keberadaan dua anggota panel dari luar KY sebagai bentuk partisipasi publik dan penyeimbang atas calon hakim agung yang melakukan wawancara terbuka.

Ada pun calon delapan hakim agung yang mengikuti wawancara terbuka adalah, Abdul Manaf, Cholidul Azhar, dan Imron Rosyadi dari Kamar Agama. Pri Pambudi Teguh dan Yulman dari Kamar Perdata. Bambang Krisnawan dan Syamsul Bahri dari Kamar Pidana dan Tama Ulinta Br. Tarigan dari Kamar Militer. Wawancara terbuka dilakukan selama dua hari 14 dan 15 Mei 2018 di Auditorium KY, Gedung KY Jakarta.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.