Setelah Batik, Balikpapan Kembangkan Tenun

Editor: Koko Triarko

683

BALIKPAPAN – Setelah sukses mengembangkan batik motif Balikpapan, pemerintah setempat berupaya memperbanyak produksi kerajinan tangan, salah satunya produk tenun dengan ciri khas lokal.

Untuk itu, Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian (DKUMKMP) setempat telah meresmikan sebuah pusat batik dan tenun yang menjadi tempat perajin belajar. Secara berkala, DKUMKMP mengundang perajin batik di Rumah Batik Tenun Bordir, Sepinggan.

“Latihan dilakukan secara berkala untuk tenun. Sebagian besar peserta sudah pernah mendapat informasi dan pengetahuan mengenai tenun di kecamatan,” kata Kepala DKUMKMP, Dorce Marpaung.

Selain para perajin batik, rumah batik dan tenun ini juga terbuka bagi kelompok masyarakat maupun individu yang mau belajar. Latihan secara praktik mulai dilakukan, mulai membenang hingga menggunakan alat. Banyak tahap dipelajari hingga merangkai.

“Tujuan kami, semakin banyak masyarakat Balikpapan yang menekuni kerajinan ini. Sehingga diharapkan akan muncul tenun Balikpapan. Sehingga akan memperkaya khasanah produk kerajinan kota ini. Kalau masuk tenun, akan ada branding lebih. Sebelumnya kan sudah ada branding batik,” katanya, Selasa (22/5/2018).

Program ini dilakukan atas kerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Balikpapan. Para peserta dilatih untuk menjadi wirausahawan baru. Tenun diharapkan bisa menjadi branding Kota Balikpapan tahun depan.

Pemerintah Balikpapan menargetkan produksi tenun akan dikenal masyarakat dalam lima tahun ke depan. “Terus terang, kami baru mulai melirik kerajinan ini dua tahun terakhir. Kami harap paling tidak lima tahun ke depan tenun Balikpapan sudah dikenal masyarakat luas. Begitu juga Rumah Batebor (batik tenun bordir) ini semakin ramai,” katanya.

Untuk kegiatan ini, DKUMKMP mengalokasikan anggaran sebesar Rp60 juta. Biaya tersebut untuk pelatihan dengan narasumber dari Pekalongan dan Jepara.

“Tiap tahun hanya satu kegiatan, tahun ini tenun ini. Kami dibatasi anggaran. Harapannya semoga Balikpapan bisa memulai seperti awal Batik Shaho,” pungkas Dorce Marpaung.

Baca Juga
Lihat juga...