Subiakto: Sertifikat ISO Wujud Profesionalisme Manajemen Yayasan Damandiri

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

462

JAKARTA — Yayasan Damandiri, hari ini, Senin (7/5/2018) menerima sertifikat ISO 9001:2015 dan terdaftar dalam skema MUTU Certification untuk ruang lingkup sertifikasi pemberian bantuan ekonomi, sosial, dan budaya kepada masyarakat untuk mengentaskan kemiskinan.

Ketua Yayasan Damandiri, Subiakto Tjakrawerdaya mengatakan, sertifikat yang didapatkan merupakan wujud dari sistem manajemen mutu yang telah memenuhi persyaratan.

Sertifikat tersebut merupakan bentuk nyata bahwa kapasitas manajemen Yayasan Damandiri semakin meningkat. Sesuai dengan amanah yang disampaikan Almarhum Soeharto, agar dana dikelola dengan sebaik-baiknya.

“Di samping semuanya dapat dipertanggungjawabkan, juga manfaatnya dapat dirasakan secara konkret oleh masyarakat,” sebutnya di Jakarta, Senin (7/5/2018).

Dikatakan, maksud dan tujuan Yayasan Damandiri menerima sertifikat ini adalah bahwa Yayasan ini secara de facto milik masyarakat walaupun secara de jure dipimpin oleh Pembina yang tertulis di Anggaran Dasar Undang-Undang.

“Namun pada dasarnya masyarakat yang memimpin karena ini merupakan milik masyarakat. Masyarakat berhak untuk memantau, mengawasi,” sebutnya.

Subiakto Tjakrawerdaya
Subiakto Tjakrawerdaya. Foto M. Fahrizal

Apabila terjadi penyimpangan dalam menjalankan atau mengelola dana di Yayasan tersebut, masyarakat dapat melakukan class action untuk mempermasalahkan ketidakbenaran yayasan dalam mengelola.

“Yayasan dikelola secara profesional secara manajemen yang akurat sehingga dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan visi dan misi, yakni bagaimana Yayasan Damandiri ini memberantas kemiskinan sejak didirikan oleh pak Harto,” jelasnya.

Dijelaskan, dengan adanya sertifikat ISO, Yayasan Damandiri akan menunjukkan kepada masyarakat bahwa yang diberi amanah dapat melaksanakan dengan sebaik-baiknya dengan penuh kejujuran, konsisten berdasarkan visi dan misinya, dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya.

“Ini merupakan bentuk professional yang kita tunjukkan ke masyarakat dalam menjalankan Yayasan Damandiri sesuai dengan visi dan misi yakni memberantas kemiskinan,” tambahnya.

Dikatakan lagi, siklus manajemen yang diterapkan Yayasan Damandiri inilah yang menjadikannya semakin maju dan berkembang dalam mengelola. Setiap awal tahun membuat perencanaan. Dengan hasil dari perencanaan tersebut diputuskan atau ditetapkan oleh Pembina.

Harapan dari Yayasan Damandiri dengan adanya sertifikat ISO 9001:2015 yakni minimal dapat mempertahankan apa yang telah dicapai.

“Yang terpenting adalah program-program konkret dari yayasan damandiri yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat miskin,” ucap Subiakto Tjakrawerdaya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.