Sumba Timur Wakili NTT ke MTQ Nasional

Editor: Mahadeva WS

175

LARANTUKA –  Kontingen MTQ Sumba Timur meraih juara pada dua Dalam ajang lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi NTT ke XXVII 2018 yang berlansung di Larantuka Kabupaten Flores Timur. Dengan prestasi tersebut Sumba Timur akan mewakili NTT di tingkat Nasional.

“Kami raih dua juara dari lima cabang yang diperlombakan dan berhak mewakili provinsi NTT untuk mengikuti lomba tingkat nasional di Medan, Sumatera Utara pada oktober 2018 mendatang,” sebut Fungsionaris Lembaga Pengembangan MTQ Kabupaten Sumba Timur Rahim Igo, S.Pd, Senin (14/5/2018).

Sumbar Timur meraih juara melalui Luluk Purwati, S.Pd dicabang Tilawah dalam kategori Tilawah Qori’ah Dewasa, dan Denia Devi Purnama Sari, Sanisa Abdul Mutholib Ibrahim, serta Adhe Irma di Cabang Pidato analisis Qur’an atau Syarhil Qur’an.

Igo menyebut, dukungan Pemkab Sumba Timur sangat luar biasa dalam kegiatan tersebut. Dan pada kali ini, Sumba Timur mengirimkan peserta terbanyak kedua setelah tuan rumah Flores Timur. Bahkan Bupati dan Wakil Bupati Sumba Timur memantau langsung kegiatan saat dilakukan seleksi peserta untuk dikirim ke level provinsi tersebut.

Gubernur NTT Drs.Frans Lebu Raya. Foto : Ebed de Rosary

Gubernur NTT Drs.Frans Lebu Raya mengatakan, selama 15 tahun sebagai wakil gubernur dan Gubernur NTT, Dirinya selalu menghadiri penyelenggaraan MTQ. Kini di akhir masa jabatannya Frans mengaku senang karena MTQ ke-27 diikuti semua kabupaten dan kota di NTT yang berjumlah 22 daerah.

MTQ disebutnya, sebagai agenda kegiatan penting. “MTQ memiliki peran strategis bagi peserta, bukan hanya demi pengetahuan dan hafalan, tapi lebih dari itu pengetahuan itu dapat dilaksanakan dalam kehidupan nyata.Lebih penting dari meraih juara kabupaten, provinsi, nasional bahkan internasional adalah implementasinya dalam kehidupan nyata,” tandasnya.

Bagi Lebu Raya, MTQ mengandung pesan bagi umat Muslim bahwa Alquran harus menjadi bacaan utama. Nilai-nilai yang diajarkan harus diejawantahkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua Panitia, Abdul Razak Jakra menjelaskan, MTQ di Larantuka digelar lima cabang yang diperlombakan. Di cabang Tilawah, ada lomba mengaji dan membaca ayat suci Alquran. Kegiatannya digelar di pusat kegiatan utama di Lapangan Lebao Larantuka.

Di cabang Hifsil dan Tartil Quran, atau menghafal dan membaca cermat Alquran digelar di Mesji Agung Suhada Larantuka. Cabang Khath yakni lomba melukis indah, lukis kaligrafi digelar di Gedung Multi Event Hall atau Gedung OMK Keuskupan Larantuka.

Kemudian ada cabang Fahmil Alquran, yakni cerdas cermat isi kandungan Alquran yang diadakan di SMK Suradewa Larantuka serta cabang Syahril Alquran yakni puitisasi Alquran digelar Mesjid Al Amin Weri Larantuka. MTQ 28 diikuti 562 peserta, yang diselenggarakan di Larantuka, Kabupaten Flores Timur (Flotim).

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.