Surat Suara Pilkada Kaltim Mulai Disalurkan

Editor: Koko Triarko

255
BALIKPAPAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Timur, mulai mendistribusikan surat suara pemilihan Gubernur Kaltim. Pekan ini, dua juta surat suara yang masuk Balikpapan, langsung disalurkan ke daerah pemilihan. 
Komisioner KPU Kaltim, Divisi Umum Keuangan dan Logistik, Ida Farida, optimis seluruh daerah akan memperoleh logistik tepat waktu.
“Satu tahapan telah dilalui. Kami optimis proses distribusi di  kabupaten-kota tidak akan memakan waktu lama,” katanya, Jumat (25/5/2018).
Agar distribusi tepat waktu, komisi pemilihan membagi penyaluran logistik dalam sejumlah jalur. “Bontang, Kutai Timur, Berau satu jalur. Kemudian Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Paser satu jalur. Juga Samarinda punya kelompok khusus karena (surat suara) banyak,” terangnya.
Sedangkan dua daerah lainnya yang  memiliki jarak paling jauh, yakni Kutai Barat dan Mahakam Ulu, nanti akan dikirim sendiri.
Menurut data KPU Kaltim, jumlah total surat suara dan cadangan sebanyak 2.394.526 lembar. Jumlah itu dimasukkan dalam ratusan box dalam dua kontainer.
Setiap satu kotak berisi 2.000 lembar, yang di dalamnya dipak per 100 lembar. Masing-masing kebutuhan yakni Samarinda 283 box, Balikpapan 213 box, PPU 61 box, Paser 89 box, Kubar 57 box, Mahulu 12 box, Kutim 111 box, Kukar 21 box, Berau 75 box, dan Bontang 59 box.
Hari ini, KPU mulai melakukan pemilihan surat suara yang akan dikirimkan ke daerah. “Untuk kotak suara masih menggunakan yang lama, kecuali Samarinda dan Mahulu. Ada 300an kotak suara untuk Samarinda dan Mahulu, karena sebelumnya Pilkada 2015 Mahulu meminjam Kubar,” imbuh Ida Farida.
Untuk memastikan logistik yang dikirimkan sesuai, distribusi surat suara dipantau Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kaltim.
“Kami harus memastikan, bahwa distribusi logistik ini telah sesuai ketentuan,” kata Ketua Bawaslu Kaltim, Saipul Bachtiar.
Ia menambah, distribusi surat suara ini sangat penting dan harus dipastikan berlangsung aman dan dikawal dengan benar.
“Jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan, maka Bawaslu dan Panwaslu serius mengerahkan anggota dan memastikan logistik sesuai ketentuan,” ungkapnya.
Kedatangan logistik tersebut sudah hampir 100 persen. Jumlahnya sudah termasuk dengan surat suara cadangan.
Balikpapan merupakan persinggahan awal, setelah didistribusikan dari Surabaya, Jawa Timur. Selanjutnya surat suara didistribusikan langsung ke kabupaten/ kota masing-masing, dan tidak boleh terlalu lama hingga sampai di PPK, PPS, dan KPPS.
Distribusi di Balikpapan, Samarinda, PPU, dan Paser diperkirakan tidak memakan waktu terlalu lama. Namun, untuk distribusi ke Mahulu dan Kubar memang akan memakan waktu cukup lama.
“Kami berharap, sebelum lebaran harus sampai KPPS. Agar kita bisa menghindari kerawanan. Yang paling penting kita hati-hati dan harus menjamin surat suara asli. Jangan sampai nantinya mudah dipalsukan dan tercampur jika ada surat suara yang bukan asli,” jelas Saiful.
Pemilihan Gubernur Kaltim periode 2018-2023 akan berlangsung pada 27 Juni dan diikuti empat pasangan calon.
Baca Juga
Lihat juga...