Tekuk Persiba 2-1, Defisit Poin PSIM Tersisa Satu

Editor: Mahadeva WS

175
Bona Simanjuntak, Pelatih PSIM Yogyakarta. Foto: Sodik

YOGYAKARTA – Perlahan tapi pasti, PSIM Yogyakarta mulai menutup defisit poin pasca sanksi pengurangan sembilan poin yang dijatuhkan FIFA. Selasa (15/5/2018) sore, Laskar Mataram kembali meraih kemenangan dengan menaklukkan Persiba Balikpapan 2-1.

Tambahan tiga poin dari laga home kedua Laskar Mataram di kompetisi Liga 2 musim 2018 membuat defisit poin mereka kembali berkurang. Saat ini, tim kebanggaan Brajamusti dan The Maident tinggal menyisakan defisit satu poin saja. “Kami puas karena progres pemain dari laga ke laga cukup bagus. Sekarang kami juga bermain sesuai target mengamankan tiga poin,” ucap Pelatih PSIM Yogyakarta, Bona Simanjuntak seusai laga, Selasa (15/5/2018).

Meski begitu, kemenangan Laskar Mataram di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul tidak didapat dengan mudah. Duel kedua tim selama 45 menit babak pertama berakhir dengan skor kacamata. PSIM baru bisa memecah kebuntuan saat babak kedua baru berjalan satu menit.

Adalah sang kapten Hendika Arga Permana yang menjadi aktor pemecah kebuntuan. Memanfatkan bola liar di mulut gawang tim Beruang Madu, Hendika Arga berhasil melepas tembakan ke arah gawang dan membuat Laskar Mataram leading 1-0.

Seusai gol pertama, jual beli serangan diperagakan kedua tim. Namun keberuntungan berpihak pada tuan rumah. Menit 58, Laskar Mataram menggandakan keunggulan. Tendangan Hendri Satriadi dari luar kotak penalti meluncur mulus untuk merobek jala Persiba yang dikawal Fajar Setya Jaya.

Meski mencetak gol, tidak ada seleberasi berlebihan yang dilakukan Hendri Satriadi mengingat pemain yang akrab disapa Hendrico itu adalah mantan punggawa Persiba Balikpapan di musim lalu saat tim tersebut berlaga di Liga 1.

Peristiwa mengejutkan terjadi menit 70. Seekor anjing K-9 milik polisi masuk ke tengah lapangan. Kondisi ini membuat pemain yang ada di lapangan pun terkejut. Untungnya polisi bertindak sigap dengan menangkap anjing itu sehingga laga yang sempat terhenti bisa dilanjutkan kembali.

Unggul dua gol, membuat pemain PSIM terlena. Konsentrasi skuad asuhan Bona Simanjuntak mulai buyar. Kondisi ini dimanfaatkan Persiba untuk memperkecil ketinggalan. Umpan silang Rosi Noprihanis di menit 90 berhasil dituntaskan dengan sempurna menjadi gol sundulan oleh Dani Namangge. Skor 2-1 bertahan hingga laga usai.

Pelatih Persiba Wanderley Junior mengapresiasi perjuangan anak asuhnya. Dan menganggap PSIM layak untuk menang. “Tim ini sangat berbahaya meski harus memulai kompetisi dengan pengurangan poin. dua gol PSIM tadi itu bagus dan bersih,” pungkasnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.