Terorisme Tidak Berdampak Signifikan Terhadap Wisata Komodo

319
Komodo - Foto Istimewa

KUPANG – Otoritas Balai Taman Nasional Komodo (TNK) menilai, aksi terorisme di Tanah Air seperti di Surabaya, Sidoarjo dan Riau tidak berdampak signifikan terhadap arus wisatawan ke TNK.

Kepala Balai TNK Budi Kurniawan mengatakan, aktivitas kunjungan ke TNK masih seperti biasa. “Peristiwa terorisme tidak berdampak signifikan terhadap arus kunjungan wisatawan ke sini,” katanya, Jumat (18/5/2018).

Sementara tercatat, aksi serangan teroris tersebut seakan mendesak sedikitnya 14 negara mengeluarkan travel advice terhadap warganya yang berpergian ke Indonesia. Beberapa negara yang mengeluarkan warning diantaranya, Inggris, Polandia, Perancis, Irlandia dan Swiss.

Kemudian, Amerika, Australia, Hong Kong, Selandia Baru, Singapura, Malaysia, Kanada, Filipina dan Brazil. Dikeluarkannya travel advice itu, menurut Budi Kurniawan, bisa saja mengurungkan niat wiasawatan berkunjung ke Indonesia termasuk wisata TNK.

TNK merupakan salah satu destinasi dunia yang terkenal sebagai habitat satwa purba Komodo (varanus komodoensis). Saat ini disebut, aktivitas wisatawan yang sudah berada di TNK maupun Labuan Bajo, Ibu kota Kabupaten Manggarai Barat, tetap berlangsung. Bahkan ada pula wisatawan yang juga berdatangan ke daerah setempat.

Budi menyebut, pemerintah daerah Manggarai Barat bersama aparat keamanan setempat juga terus melakukan pengamanan terutama pada pintu masuk di pelabuhan dan bandara Komodo di Labuan Bajo. Pengamanan di dalam kawasan TN Komodo tetap dilakukan seperti biasa melalui patroli rutin pengamanan maupun pengawasan pengunjung.

“Tentunya pemerintah secara nasional juga telah meningkatkan pengamanan. Kami berharap situasi ini segera membaik sehingga aktivitas wisatawan ke Komodo tetap aman dan lancar,” pungkas Budi Kurniawan. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...