Tujuh Orang OTT Buton Selatan Dibawa ke Jakarta

198
Kabiro Humas KPK Febri Diansyah. Foto: Eko Sulestyono

JAKARTA — Sejumlah pihak yang ikut terjaring kegiatan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kabupaten Buton Selatan dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung KPK.

Total dari 10 orang yang diperiksa, hanya tujuh orang yang dibawa ke Jakarta. Sedangka sisanya hanya menjalani pemeriksaan di Markas Kepolisian Resot (Mapolres Bau-Bau), Kabupaten Buton Selatan.

Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah menjelaskan, ketujuh orang tersebut termasuk Agus Feisal Hidayat, Bupati Buton Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Agus diduga menerima sejumlah uang terkait perizinan sejumlah proyek di lingkungkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Selatan.

“Ada sejumlah pihak yang terjaring OTT dibawa menuju Jakarta dengan menggunakan pesawat, termasuk di antaranya Bupati Buton Selatan,” kata Febri di Gedung KPK Jakarta, Kamis (24/5/2018).

Sejumlah pihak yang terjaring OTT KPK masing-masing terdiri dari unsur Bupati, staf, konsultan sebuah lembaga survei dan pihak swasta. Namun belum diketahui apa tugas dan peranan mereka dalam kasus dugaan suap terkait pengumpulan dana kampanye untuk kegiatan kampanye politik Bupati Buton Selatan.

Dalam OTT tersebut petugas KPK berhasil mengamankan dan menyita sejumlah uang tunai dalam mata uang Rupiah. Totalnya Rp400 juta dalam pecahan Rp10 ribu, Rp50 ribu dan Rp100 ribu. Uang tersebut ditemukan di sejumlah di Kabupaten Buton Selatan.

Baca Juga
Lihat juga...