Warga NTB Diimbau Waspada Potensi Angin Kencang

Editor: Koko Triarko

170
Prakiraan cuaca NTB/ -Foto: BMKG

MATARAM – Kecepatan angin di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam beberapa hari terakhir mengalami peningkatan cukup signifikan, mencapai 40 kilometer per jam.

Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Bandara Internasional Lombok (BIL), terjadinya peningkatan kecepatan angin tersebut disebabkan oleh adanya perbedaan tekanan udara yang cukup signfikan di wilayah Utara dan Selatan ekuator.

“Perbedaan tekanan udara di wilayah Utara dan selatan ekuator jadi penyebab kecepatan angin lebih tinggi dari biasa”, kata Prakirawan BMKG BIL, Levi Ratnasari, melalui keterangan tertulisnya, Rabu (16/5/2018).

Karena itu, ia mengimbau agar lebih waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan, seperti pohon tumbang dan juga peningkatan tinggi gelombang mencapai kurang lebih dua meter di Selat Lombok, Selat Alas, Selat Sape dan Perairan Selatan NTB.

Dikatakan, posisi matahari yang berada di utara ekuator mendukung terbentuknya pusat tekanan rendah di wilayah tersebut yang mencapai 1008 hPa, sedang di wilayah selatan mulai terbentuk pusat tekanan tinggi (1030 hPa).

Perbedaan tekanan yang cukup signifikan tersebut berpengaruh pada peningkatan kecepatan angin di wilayah selatan ekuator, mengingat wilayah NTB yang berada di selatan dekat dengan pusat tekanan tinggi yang berada di daratan Aurstalia, sehingga mendukung terjadinya peningkatan kecepatan angin di wilayah NTB.

“Kondisi tersebut juga didukung cukup signifikannya kelembaban udara pada lapisan permukaan hingga ketinggian 700 mb, yaitu 70 sampai 85 persen, sehingga memicu terbentuknya awan-awan hujan di beberapa  wilayah di NTB”, jelasnya.

Ditambahkan, kondisi peningkatan kecepatan angin di wilayah NTB diperkirakan dapat mencapai nilai maksimum hingga 50 km/jam dan masih akan berlangsung hingga tiga hari ke depan, serta adanya potensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang pada siang hingga malam di  sebagian Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Utara, Sumbawa bagian Barat dan Tengah.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.