banner lebaran

Yorrys Raweyai Diperiksa KPK

Editor: Mahadeva WS

224
Yorrys T. Raweyai saat jumpa pers di Gedung KPK Jakarta – Foto : Eko Sulestyono

JAKARTA – Penyidik Komisi Pemberantasaan Korupsi (KPK) memeriksa dan meminta ketarangan politikus Partai Golkar Yorrys T. Raweyai. Pemeriksaan dilakukan, Senin (14/5/2018) selama hampir dua jam di Gedung KPK.

Usai memberikan keterangan kepada penyidik, kepada wartawan Yorrys mengaku ditanya adanya dugaan peneriman uag sebesar Rp1 miliar dari Fayakhun. “Sepengetahuan saya uang tersebut dipergunakan sebagai dana pencalonan Fayakhun sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Provinsi DKI Jakarta,” ujar Yoris sebelum meninggalkan Gedung KPK dengan mobil mewah jenis Jeep Cadillac Escalade B 70 RYS berwarna hitam.

Lebih lanjut Yorrys mengaku tidak tahu-menahu mengenai maksud dan tujuan pemberian uang tersebut. Namun Diakuinya, uang tersebut diberikan melalui sopir pribadi Fayakhun yang bernama Agus. Sopir menitipkan uang tersebut kepada salah satu sopir atau ajudan Yorrys.

Yorrys mengaku, tidak mempunyai kedekatan khusus dengan Fayakhun walaupun keduanya sama-sama sebagai kader Partai Golkar. Hanya saja Yorrys mengaku, sempat mendengar ada isu atau rumor ada sejumlah oknum di Partai Golkar yang diduga telah menerima uang dari Fayakhun.

Penyidik KPK secara resmi telah menetapkan Fayakhun Andriadi sebagai tersangka tindak pidana korupsi. Dia diduga terlibat dalam kasus korupsi proyek pengadaan alat komunikasi satelit monitoring di Badan Keamanan Laut (Bakamla).

Fayakhun diketahui pernah menjabat sebagai Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Golkar. Dirinya diduga telah menerima sejumlah uang yang diduga sebagai suap atau gratifikasi dengan tujuan memuluskan penganggaran proyek di Bakamla tersebut.

Penyidik KPK menduga Fayakhun telah menerima commitment fee sedikitnya satu persen atau sekira Rp12 miliar dari total seluruh anggaran proyek pengadaan alat komunikasi satelit monitoring Bakamla yang mencapai Rp1,2 triliun. Fayakhun diduga telah menerima suap lainnya dalam bentuk mata uang asing sebesar 300 ribu Dolar Amerika. Fayakhun saat ini sudah ditahan penyidik KPK dan menjalani masa penahanan sementara di Rumah Tahanan (Rutan) Cabang KPK.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.