12 Persen Pemudik Asal Sumatera Belum Kembali ke Jawa

Editor: Satmoko Budi Santoso

313

LAMPUNG – Hingga Minggu malam (24/6) PT ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni mencatat tersisa sebanyak 114.299 orang atau sebanyak 12 persen pemudik asal Sumatera belum kembali ke pulau Jawa pada akhir angkutan Lebaran.

Jumlah tersebut menurut Anton Murdianto, General Manager PT. ASDP Indonesia Ferry, dibandingkan data pemudik naik dari Merak pada arus mudik sebesar 970.327 orang dan sebanyak 856.028 orang sudah balik ke Jawa atau sebanyak 88 persen.

Anton Murdianto menyebut, akhir liburan Idul Fitri 2018 (1439 H) dipergunakan oleh sebagian warga untuk kembali ke pulau Jawa. Jeda satu hari istirahat diakuinya dipergunakan bagi sejumlah warga yang memiliki pekerjaan tanpa terikat oleh perusahaan atau instansi pemerintah.

Anton Murdianto, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni [Foto: Henk Widi)
Jumlah penumpang arus balik yang belum kembali ke pulau Jawa disebutnya sebagian merupakan siswa sekolah yang akan kembali memasuki tahun ajaran baru pada bulan Juli.

“Sebagian pemudik yang belum kembali ke Jawa akan mempergunakan waktu libur tersisa dan ini membuat penumpang terpecah keberangkatannya sehingga tidak menumpuk pada hari Minggu ini,” terang Anton Murdianto saat dikonfirmasi Cendana News, Minggu malam (24/6/2018).

Semakin berkurangnya penumpang arus balik naik dari Bakauheni ke Merak juga terlihat pada kendaraan roda dua. Kendaraan roda dua yang sudah kembali ke pulau Jawa sesuai data tercatat sebanyak 78.734 unit atau sebanyak 94 persen dari total sebanyak 83.845 unit roda dua naik dari Merak saat arus mudik.

Dari jumlah tersebut tersisa sebanyak 5.111 unit kendaraan roda dua atau sebanyak 6 persen kendaraan roda dua belum kembali ke Jawa.

Sebanyak 91.943 unit kendaraan roda empat pribadi tercatat sudah kembali ke pulau Jawa atau sebesar 93 persen dari total sebanyak 99.294 unit kendaraan roda empat pribadi naik dari Merak saat arus mudik.

Jumlah tersebut diakuinya masih tersisa sebanyak 7.351 unit kendaraan roda empat pribadi atau sebesar 7 persen belum kembali ke pulau Jawa.

Kendaraan roda empat mengantre di loket penjualan tiket kendaraan pelabuhan Bakauheni [Foto: Henk Widi]
Mulai berkurangnya pemudik asal Sumatera yang kembali ke pulau Jawa berimbas lalu lintas di Jalan Lintas Sumatera mulai lebih lancar dari biasanya. Meski larangan truk non-sembako diberlakukan hingga Minggu (24/6) namun arus kendaraan truk sudah kembali normal.

Sejumlah truk yang melintas di pelabuhan Bakauheni dan hendak menyeberang ke Merak bahkan terlihat sudah beroperasi menyeberang setelah arus penyeberangan normal.

Peningkatan jumlah truk menyeberang ke pulau Jawa dari Sumatera terlihat dari data sejak Jumat (22/6) berjumlah 1.157 unit, Sabtu (23/6) berjumlah 1.194 unit dan pada Minggu (24/6) berjumlah 1.171 unit dari hari-hari sebelumnya saat arus balik berlangsung sebanyak 100 hingga maksimal 600 unit truk pe rhari.

Truk menyeberang asal Jawa ke Sumatera berjumlah 9.200 unit bahkan terlihat sudah kembali sebanyak 6.226 unit atau sebesar 68 persen sudah kembali atau tersisa sebanyak 2.974 unit truk atau sebesar 32 persen belum kembali ke Jawa.

Antrean truk ekspedisi yang sudah bisa menyeberang dari Sumatera ke Jawa melalui pelabuhan PT BBJ [Foto: Henk Widi]
Hendra, salah satu pengurus jasa penyeberangan truk ekspedisi menyebut, sejumlah truk sudah bisa melintas dan beroperasi. Selain melalui pelabuhan penyeberangan Bakauheni, pelabuhan PT Bandar Bakau Jaya juga sudah beroperasi dengan kapal Landing Craf Tank (LCT) BNR 0 dengan tujuan Bojonegara Banten mengangkut truk.

Arus angkutan Lebaran yang sudah mulai berangsur sepi terutama di Jalan Lintas Sumatera membuat sejumlah perusahaan ekspedisi non sembako mulai kembali beroperasi.

Beroperasinya sejumlah gudang bongkar muat menjadi faktor kembali beroperasinya jasa ekspedisi memanfaatkan truk. Manajer eksternal pelabuhan PT. BBJ, Tatang Rohadi menyebut, pelayanan pelayaran sudah kembali normal pasca angkutan Lebaran berakhir.

Truk menggunakan jasa penyeberangan dengan kapal LCT diakuinya sudah kembali bisa menyeberang dari Bojonegara ke Bakauheni dan sebaliknya melalui PT BBJ Muara Piluk.

Baca Juga
Lihat juga...