13.000 Pemudik Dilepas di Museum Purna Bhakti TMII

Editor: Satmoko

317

JAKARTA – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) menyelenggarakan mudik gratis bagi 13 ribu pedagang jamu se-Jabodetabek. Pada program mudik gratis ke-29 ini, perseroan total menyiapkan 220 bus berkapasitas AC.

Sebanyak 106 bus diberangkatkan dari berbagai kota, yakni Sukabumi, Bandung, Tangerang, Cilegon, Serang, Cikampek, Bogor, dan Cibinong. Sebanyak 114 diberangkatkan dari halaman Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Sabtu (9/6/2018), pukul 09.30 WIB.

Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat, mengatakan, pihaknya tetap melanjutkan program mudik gratis bagi pedagang jamu se-Jabodetabek.

“Tahun 2018 ini mudik gratis yang ke-29 dengan memberangkatkan 13.000 pemudik,” kata Irwan dalam sambutannya, saat melepas mudik gratis di halaman Museum Purna Bhakti Pertiwi TMII, Jakarta, Sabtu (9/6/2018).

Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat (kiri). Foto: Sri Sugiarti.

Dia menyampaikan, pemudik akan diberangkatkan dengan bus AC ke delapan kota tujuan di Pulau Jawa, yakni Cirebon, Kuningan, Tegal, Banjarnegara, Solo, Wonogiri, Yogyakarta, dan Gunung Kidul.

Menurutnya, mudik gratis telah menjadi agenda tahunan sejak tahun 1991 hingga hari ini. Sejak pertama digelar hingga kini, lebih dari 347.400 pemudik telah diberangkatkan ke kampung halamannya masing-masing.

Dalam hal mudik gratis ini, Irwan tidak menampik bahwa memerlukan pendanaan yang tidak sedikit. Salah satu porsi pembiayaan yang cukup besar adalah sewa bus. Tahun ini, sewa bus AC per unit memakan biaya sekitar Rp 18,5 juta. Sedangkan, ongkos bus non-AC Rp 12 juta per unit.

“Kami sewa bus pergi pulang. Tahun 2018 ini total ongkos mudik gratis sekitar Rp 4,5 miliar. Tapi kami senang bisa melihat pemudik pulang kampung halaman untuk berlebaran bersama keluarganya,” kata Irwan.

Eko, salah satu pemudik warga Cijantung, Jakarta Timur mengaku senang bisa ikut mudik gratis untuk pulang ke kampung halamannya di Solo.

“Alhamdulillah, saya dan keluarga bisa mudik gratis ke Solo. Saya sering ikut tapi tidak rutin setiap tahunnya,” kata Eko kepada Cendana News.

Suparmi, warga Bekasi juga mengaku senang bisa mudik gratis ini untuk pulang ke Madiun. “Alhmadulillah, saya dan suami bisa ikut mudik gratis ini. Saya mudiknya ke Madiun, nanti turun di Solo, terus melanjutkan perjalanan ke Madiun sekitar 3 jam lagi,” ujarnya.

Pada mudik gratis kali ini,  turut digandeng Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya untuk mengamankan perjalanan. Selain itu, seluruh pengemudi bus telah melakukan tes urine sebelum pemberangkatan demi memastikan kondisi fisik prima saat berkendara.

Pada kesempatan ini, perseroan juga mengundang pejabat pemerintahan untuk melepas keberangkatan mudik gratis dari halaman Museum Purna Bhakti Pertiwi TMII.

Di antaranya, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Untung Suseno Sutarjo, Inspektur Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ilyas Asaad, Kapolda Metro Jaya Idham Azis, dan Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyarawdana.

Baca Juga
Lihat juga...