13.505 Kendaraan Menyeberang dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera

Editor: Satmoko

246

LAMPUNG – Memasuki hari keenam sebelum Lebaran tahun 2018/1439 Hijriah, sebanyak 13.505 unit kendaraan roda empat atau lebih telah diseberangkan dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni Lampung.

Berdasarkan data yang diperoleh dari rekapitulasi angkutan Lebaran tahun 2018 PT. Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Merak jumlah tersebut meliputi kendaraan roda empat atau lebih sebanyak 10.441 unit, berupa 7.953 unit kendaraan golongan penumpang dan barang.

Selain kendaraan roda empat atau lebih pada hari keenam sebanyak 3.063 unit kendaraan roda dua telah diseberangkan dari Merak menuju Banten. Selain kendaraan yang menyeberang ke Pulau Sumatera pada hari keenam Lebaran Idul Fitri tercatat 66.869 jumlah penumpang pejalan kaki menyeberang dari Merak.

Anton Murdianto, General Manager PT. ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni [Foto: Henk Widi]
Jumlah tersebut diakuinya meliputi penumpang di kendaraan sebanyak 57.200, 9.316 penumpang dewasa dan sebanyak 353 penumpang anak.

Kapal yang dioperasikan pada hari keenam sebelum Lebaran mencapai 35 unit dengan jumlah trip sebanyak 121 trip kapal. Dari sejumlah dermaga yang beroperasi hingga Minggu dini hari (10/6) sejumlah kapal yang sandar di Pelabuhan Merak menuju pelabuhan Bakauheni terlihat dipadati oleh pemudik pejalan kaki, kendaraan yang akan melakukan mudik ke Pulau Sumatera.

Berdasarkan arus kedatangan pemudik dari pulau Jawa ke Pulau Sumatera yang terus meningkat, sesuai dengan prediksi PT. Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) cabang Bakauheni, puncak arus mudik akan terjadi pada Sabtu (9/6) hingga Minggu (10/6). Terutama bersamaan dengan libur sekolah.

Hal tersebut dibenarkan oleh Anton Murdianto selaku General Manager PT. ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni.

“Saat ini arus mudik penumpang pejalan kaki, kendaraan roda empat dan kendaraan roda dua,” beber Anton Murdianto pada Minggu (10/6/2018).

Berbeda dengan penumpang pengguna kapal dari pelabuhan Merak menuju ke pelabuhan Bakauheni. Berdasarkan data hingga hari keenam jelang Lebaran tercatat sebanyak 20.141 penumpang menyeberang dari pelabuhan Bakauheni ke Merak meliputi sebanyak 17.589 penumpang dalam kendaraan. Sebanyak 2.552 penumpang pejalan kaki. Sementara penumpang kendaraan roda dua tercatat sebanyak 384 unit, kendaraan campuran sebanyak 3.295 unit.

Sejumlah penumpang pejalan kaki yang akan mudik ke Sumatera dari Pulau Jawa memilih menginap di Bakauheni [Foto: Henk Widi]
Arus penumpang dari Pulau Sumatera menuju ke Pulau Jawa, disebut Anton Murdianto, masih terlihat ramai dan lancar dibandingkan dengan kedatangan dari pelabuhan Merak. ASDP Bakauheni melakukan antisipasi arus kedatangan penumpang dari pelabuhan Merak ke Bakauheni dengan sejumlah fasilitas yang memadai.

Kedatangan penumpang pejalan kaki yang berasal dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni terlihat terus mengalir. Ratusan penumpang pejalan kaki di Pelabuhan Bakauheni yang tiba dini hari bahkan terlihat menginap di pelabuhan Bakauheni.

Sebagian pemudik yang menginap merupakan pemudik pejalan kaki asal Pulau Jawa ke Pulau Sumatera. Sebagian memilih menginap dengan pertimbangan faktor keamanan.

Soleha (23) salah satu pemudik asal Bandung yang akan menuju ke Tanggamus Lampung mengaku memilih menginap di Bakauheni setelah tiba dari Merak. Ia menyebut memilih melakukan perjalanan pagi hari agar bisa sampai rumah saat siang hari.

Meski mendapat jaminan terkait keamanan dalam perjalanan namun ia menyebut bersama pemudik lain memilih menginap di ruang kedatangan penumpang. Fasilitas karpet disediakan untuk beristirahat pemudik sebelum melanjutkan perjalanan ke beberapa wilayah di Lampung.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.