Aktivitas Petugas Gabungan Saat Arus Balik Lebaran

Editor: Mahadeva WS

238

LAMPUNG – Kehadiran petugas gabungan dari berbagai unsur pada angkutan lebaran 2018 sangat membantu pemudik yang akan menyeberang dari Sumatera ke Jawa. Mereka adalah, petugas yang merupakan unsur Polri, TNI, Satpol PP, Pramuka, PMI dan sejumlah unsur lain yang ada di masyarakat.

Petugas dan relawan tersebut disiagakan di sejumlah titik, sebelum pejalan kaki naik ke kapal di tiga dermaga khusus penumpang pejalan kaki. Pada masa arus balik lebaran kali ini, mereka berjaga sejak H+1 hingga H+7 lebaran dengan sistem kelompok atau beregu.

Salah satu personil Satpol PP Kabupaten Lampung Selatan Akbar menyebut, keberadaan petugas dan relawan tersebut untuk membantu pemudik, terutama anak-anak dan wanita agar tidak berdesakan di gangway saat menuju kapal. Termasuk membantu pemudik yang mengalami gangguan kesehatan.

Akbar salah satu anggota Satpol PP Pemkab Lamsel menyapa anak yang digendong orangtua saat arus balik lebaran [Foto: Henk Widi]
“Belum adanya jalur khusus untuk anak, lansia dan wanita membuat sejumlah penumpang harus berdesakan saat membeli tiket dan ketika berada di gangway,” terang Akbar saat ditemui Cendana News di gangway dermaga satu pelabuhan Bakauheni, Kamis (21/6/2018).

Petugas dan relawan tersebut, bersiaga di Pelabuhan Bakauheni dari pagi hingga siang yang kemudian dilanjutkan personel dari kelompok lain. Mereka harus ikut berdesakan diantara penumpang yang akan membeli tiket. Meski berat, hal tersebut dilakukan dengan senang karena bisa membantu masyarakat. Akbar menyebut, tugas tersebut sering dilakukan karena hanya dilakukan sekali dalam setahun sesuai dengan surat perintah dari atasan.

Personel Polisi Wanita (Polwan) Polres Lampung Selatan Brpida Chintya adalah salah satu dari 30 personel Polwan yang disiagakan membantu pemudik pada arus mudik dan balik lebaran di Pelabuhan Bakauheni. Saat arus Bripda Chintya membantu di terminal antarmoda sementara saat arus balik ditempatkan di ruang pembelian tiket.

Bripda Chintya menyebut, membantu pemudik yang membawa barang, menggendong anak serta membawa rombongan. Padatnya arus balik di area penjualan tiket dan gangway membuat petugas ikut berjibaku membantu penumpang pejalan kaki. “Polwan yang ditugaskan pada angkutan lebaran selain ikut menjaga keamanan juga membantu pejalan kaki agar saat mengantri membeli tiket,” terang Bripda Chintya.

Selain personel Satpol PP, Polwan, relawan yang membantu pemudik adalah anggota Pramuka dari Kwartir Ranting Bakauheni. Mereka ditempatkan sejak H-5 hingga H+8 lebaran. Fika Indriani, salah satu satu anggota Pramuka dari SMKN 1 Bakauheni menyebut, tugas membantu pemudik sudah dilakukan selama tiga kali angkutan lebaran.

Tugas membantu pemudik yang dilakukan diantaranya menjaga trypod turnstile (tempat menempel tiket elektronik). “Pemudik biasanya berdesakan dan harus mengantri sehingga kami harus mendahulukan anak anak dan wanita saat terjadi lonjakan pemudik,” jelas Fika Indriani.

Fika Indriani ditugaskan bersama 40 anggota Pramuka Penegak. Sebagai relawan, mereka sering merasa kasian dengan pemudik yang membawa anak anak dan barang bawaan berat. Rasa kasian terhadap pemudik membuatnya tidak merasa keberatan menggendong anak-anak pemudik hingga ke gangway.

Hersi, salah satu pemudik yang membawa anak menyebut, sangat terbantu oleh petugas gabungan. Anggota Pramuka membantunya, membawa anak dan barang yang cukup banyak. Hal yang sama juga dialami oleh Susana. Warga Kalianda yang akan kembali ke Jawa tersebut dibantu petugas Satpol PP saat anaknya berdesakan hendak naik ke kapal.

Baca Juga
Lihat juga...