Anies-Sandi Akhiri Rangkaian Takbir Akbar di Jakarta Barat

Editor: Makmun Hidayat

301

JAKARTA — Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno mengakhiri rangkaian takbir akbar di daerah kawasan CNI, Puri Kembangan, Jakarta Barat, yang dipilih menjadi lokasi rangkaian takbir terakhir.

Dari pantauan Cendana News di lokasi, Sandi lebih dulu tiba sekitar pukul 21.20 WIB kedatangan Sandiaga disambut tabuhan bedug dan lantunan gema takbir. Warga pun turut mengumandangkan lantunan takbir saat Sandiaga menaiki panggung yang sudah disediakan.

Setibanya di lokasi, Sandi mengatakan dalam sambutannya, mengajak warga untuk mensyukuri nikmat atas kemenangan melawan hawa nafsu selama Ramadan.

“Mari kita sambut kemenangan di bulan suci Ramadan dengan terus bersyukur dan berdoa. Takbiran kali ini kita bisa berkeliling untuk memulai suatu proses kemenangan melawan hawa nafsu. Semoga warga Jakarta sejahtera semua,” ujar Sandi, Jakarta Barat, Kamis (14/6/2018) malam.

Kemudian Sandi pun mengajak warga untuk merasakan kesedihan karena meninggalkan bulan suci Ramadan yang penuh rahmat dan berkah ini. Tak lupa, Sandiaga mendoakan iman dan takwa warganya meningkat setelah menjalani ibadah di bulan Ramadan.

“InsyaAllah naik kelas kita, derajat kita. Rasa haru kita meninggalkan bulan suci Ramadan, InsyaAllah kita jadi umat yang lebih bertakwa,” ucap Sandi.

Sandiaga pun turut mengumandangkan takbir dalam sambutannya kali ini. Tak lupa, Sandiaga mengingatkan warga untuk membayar zakat sebagai suatu kewajiban bagi umat Islam.

“Bayar zakat InsyaAllah ekonomi bergerak,” kata dia.

Kemudian, 15 menit kemudian, giliran Anies yang datang. Warga sekitar pun kembali menyambut hangat kedatangan Anies dan Sandi. Mereka dikerumuni warga. Selain itu, ada pula warga yang berebut selfie dengan Anies dan Sandi.

Anies pun memberikan sambutan, bahwa ini adalah pertama kali Wagub Sandi dan Gubernur Anies bertakbir bersama dengan warga Jakarta yang tidak melakukan tradisi pulang kampung.

“Alhamdulillah di Jakarta Barat lah satu-satunya tempat dimana gubernur dan wakil gubernur bertemu malam hari ini,” kata Anies di lokasi.

Selain itu, orang nomor satu di DKI Jakarta ini juga bersyukur karena seluruh rangkaian acara malam takbiran berjalan dengan lancar dan kondusif.

“Kami berdua dari beberapa tempat. Saya dari selatan ke pusat, bang Sandi dari utara ke timur lalu kami sama-sama di Jakarta Barat. Ini semata-swmata demi teknis juga lebih mudah kita ketemu dan kita bersyukur suasananya kondusif dan InsyaAllah akan terus seperti ini,” paparnya.

Di lokasi yang sama, Sandiaga mengatakan, tradisi malam takbiran ini akan dirayakan kembali pada tahun yang akan datang selama masa kepimpinannya.

“Iya tradisi yang baik ini, yang baru dimulai tahun ini layak dijadikan tradisi untuk menyapa masyarkat dan mengingatkan masyarakat dalam menyambut kemenangan kita sambut dengan penuh rasa damai rasa tentram dan jangan sampai malam takbiran ini dinodai oleh tindakan-tindakan yang menggangu ketertiban masyarakat,” katanya

Dia berharap selama satu bulan penuh menjalankan ibadah puasa, masyarakat bisa merasakan kemenangan yang hakiki dan bisa merayakan lebaran Idul Fitri bersama keluarga serta orang-orang terdekat.

“Kami berdua ingin menyampaikan selamat. Hitungan Hijriyah ini sudah satu Syawal. Selamat Hari Raya Idul Fitri mudah-mudahan kita semua kembali ke fitrah,” tuturnya.

“Sampaikan salam hangat kami pada seluruh keluarga, tetangga, saudara, insyaAllah kita bangun Jakarta lebih baik sama-sama,” sambungnya.

Selanjutnya, Anies dan Sandi pun memukul bedug di atas panggung, sebagai tanda puncak acara malam takbiran. Gemuruh kembang api pun mewarnai suasana di kawasan CNI ini.

“Bersyukur ini adalah malam takbiran pertama bagi kami berdua sebagai gubernur dan wakil gubernur,” tutup Anies.

Baca Juga
Lihat juga...