Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni Mulai Membludak

Editor: Makmun Hidayat

319

LAMPUNG — Arus balik penumpang pejalan kaki pada angkutan lebaran 2018 di hari ketiga mulai terlihat meningkat di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

Petugas Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas V Bakauheni pun memberlakukan sistem buka tutup di lokasi trypod turnstile (lokasi penempelan tiket penumpang pejalan kaki). Buka tutup diberlakukan menyesuaikan dengan kapasitas kapal untuk pejalan kaki.

Menurut Sujarwa, salah satu petugas checker (penghitung penumpang), sistem buka tutup menyesuaikan kapal yang beroperasi. Sebab, dari sebanyak 33 kapal yang dioperasikan penumpang pejalan kaki diarahkan ke tiga dermaga dengan fasilitas gangway (jalan menuju ke kapal) dengan dua jalur.

Berdasarkan kapasitas penumpang pejalan kaki, Sujarwa menyebut rata-rata sebanyak 450 hingga 500 penumpang pejalan kaki untuk satu kapal.

Kapal yang disediakan di dermaga 1,2 dan dermaga 3 khusus untuk pejalan kaki disebutnya memiliki kapasitas muatan berbeda. Meski demikian, jumlah penumpang yang diperbolehkan diakuinya tetap menyesuaikan dengan kapasitas kapal tanpa adanya kelebihan penumpang.

Lonjakan penumpang pejalan kaki di dekat trypod turnstile paska membeli tiket pejalan kaki di Pelabuhan Bakauheni – Foto: Henk Widi

Selain menerjunkan petugas kapal untuk mengantisipasi kelebihan penumpang pejalan kaki, petugas KSOP juga disiagakan di lokasi loby tiket pejalan kaki untuk mengarahkan ke gangway dermaga yang sedang pelayanan bongkar muat.

“Setiap kapal kita lihat kapasitas penumpangnya sesuai dengan gross ton kapal sehingga saat terjadi lonjakan penumpang pejalan kaki bisa langsung dilakukan pengarahan penumpang ke dermaga yang kosong,” terang Sujarwa, petugas checker dari KSOP Kelas V Bakauheni saat ditemui Cendana News, Minggu (17/6/2018)

Sistem buka tutup di area loby pembelian tiket pejalan kaki dilakukan untuk menghindari penumpukan penumpang di gangway. Sebab lokasi gangway menuju ke kapal memiliki kapasitas terbatas dengan penumpang turun kapal dan penumpang yang akan naik ke kapal.

Sistem buka tutup juga disebutnya mengantisipasi penumpang dengan membawa anak dan barang terpisah akibat padatnya pemudik.

Petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lampung Selatan, Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Pelabuhan Bakauheni bahkan dikerahkan di gangway untuk menghindari pejalan kaki berdesakan saat masuk ke kapal. Sejumlah petugas dari ASDP Bakauheni juga dibantu personel bantuan dari Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD).

Anton Murdianto (kiri), General Manager PT ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni – Foto: Henk Widi

Manager Operasional PT. ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni, Anton Murdianto, menyebut memasuki hari ketiga lebaran sudah terlihat arus pejalan kaki menyeberang dari Sumatera ke Jawa.

Untuk mengantisipasi lonjakan arus kedatangan pejalan kaki sebanyak 14 loket pejalan kaki mulai hari ketiga lebaran (17/6) dioperasikan dengan petugas sebanyak 9 siswa STTD dan sebanyak 5 petugas dari ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni.

“Sesuai data sepanjang angkutan lebaran penumpang yang sudah menyeberang dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera mencapai satu juta orang pejalan kaki dan dalam kendaraan,” beber Anton Murdianto.

Berdasarkan prediksi, puncak arus mudik disebut Anton Murdianto akan terjadi pada 19 Juni hingga 20 Juni mendatang. Prediksi tersebut diakuinya menyesuaikan dengan berakhirnya cuti bersama para PNS dan pekerja swasta mulai kembali bekerja.

Sebanyak 68 kapal disiagakan dengan 33 Kapal Roro dioperasikan, saat terjadi lonjakan bahkan bisa dioperasikan sebanyak 36 kapal.

Dia menyebut sebanyak 36 Kapal Roro akan melayani pemudik arus balik di sebanyak 6 dermaga yang disediakan. Antisipasi lonjakan arus balik kendaraan roda dua, sejumlah kapal berkapasitas besar di dermaga VII akan disiapkan.

“Kapal tersebut akan memuat kendaraan roda dua sebanyak 1500 unit. Saat terjadi lonjakan kendaraan roda dua akan diarahkan ke dermaga V dan VI dengan pengawalan khusus dari petugas polisi,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...