ASDP Bakauheni Santuni Anak Yatim Piatu

Editor: Koko Triarko

LAMPUNG — Puluhan anak yatim piatu di sekitar pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, mendapatkan santunan dari PT. Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry cabang Bakauheni.
General Manager PT. ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni, Anton Murdianto, menyebut pemberian santunan tersebut digabung dengan kegiatan buka bersama. Kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan yang digelar sebelum kegiatan angkutan lebaran Idul Fitri.
Anton Murdianto, General Manager PT.ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni Lampung saat memberi santunan puluhan anak yatim piatu di dekat pelabuhan Bakauheni [Foto: Henk Widi]
Anton Murdianto juga menyebut, kegiatan buka bersama dengan anak yatim piatu, terutama yang tinggal di sekitar kawasan pelabuhan Bakauheni dan pemberian santunan, merupakan bentuk kepedulian kepada warga kurang mampu dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) di pelabuhan penyeberangan Bakauheni.
“Selain memberikan santunan kepada puluhan anak yatim piatu, kami juga mengajak mereka buka bersama dengan karyawan yang diisi dengan tausiyah dari kiai, berkaitan dengan bulan Ramadan,” terang Anton Murdianto, saat dikonfirmasi Cendana News, Selasa (5/6/2018) malam.
Anton Murdianto menyebut, kegiatan buka bersama dilakukan sepuluh hari sebelum lebaran. Kegiatan digelar sebelum hari raya Idul Fitri dengan tujuan agar santunan yang diberikan dapat dipergunakan untuk berbagai kebutuhan anak yatim piatu saat merayakan Idul Fitri.
Selain itu, sebagian siswa merupakan anak usia sekolah, sehingga santunan bisa digunakan untuk membeli keperluan sekolah.
Anton Murdianto juga menyebut, dengan prediksi lonjakan angkutan lebaran pada tahun ini naik sebesar 6,8 persen, pelabuhan Bakauheni akan menjadi pelabuhan tersibuk di Indonesia.
Anton Murdianto bahkan meminta doa dari anak yatim piatu untuk keselamatan dan keamanan pemudik, petugas yang siaga selama pelayanan angkutan lebaran.
Pelayanan angkutan lebaran yang akan digelar sejak H-7 hingga H+7 agar diberi kelancaran dan keamanan bagi masyarakat yang melakukan arus mudik dan arus balik melalui pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan.
“Mohon doa dari anak-anak, agar pelayanan angkutan lebaran bisa berjalan dengan normal,”papar Anton Murdianto.
Sementara itu, Ustad Iwan, menyebut pelaksanaan buka bersama dan pemberian santunan dilakukan pada malam ke-20 Ramadan oleh ASPD Bakauheni, merupakan kegiatan yang positif. Sebab, selama ini sebagian masyarakat sekitar pelabuhan tergantung dari keberadaan pelabuhan Bakauheni.
Ia mengatakan, kesempatan dan waktu menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan harus disyukuri. Sebab, beberapa orang tidak diberi kesempatan untuk menjalankan ibadah puasa, karena sakit.
Menurutnya, waktu yang diberikan pada umat yang menjalankan ibadah puasa menjadi kesempatan manusia untuk berbuat baik, di antaranya mendoakan pelaksanaan layanan angkutan mudik melalui pelabuhan penyeberangan Bakauheni.
Lihat juga...