Bakauheni Padat, Pemudik Alami Gangguan Kesehatan

Editor: Mahadeva WS

263

LAMPUNG – Mengalami gangguan kesehatan, sejumlah pemudik pejalan kaki di Pelabuhan Bakauheni dilarikan ke posko kesehatan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Panjang.

Tercatat di Rabu (20/6/2018) petugas menangani 23 pasien dengan berbagai diagnosa gangguan kesehatan. Sebagian pasien dibawa ke posko kesehatan dalam kondisi pingsan (post sinkope). Mereka diantaranya, Mei (20) warga Tangerang, Ratna Dewi (30) warga Bekasi, Putri (17) warga Talangpadang, Nuraini (12) dan  Farah (13 warga  Lampung Timur, Abil (14) asal Talangpadang dan Anisa (13) asal Merak.

“Cuaca, daya tahan fisik pribadi serta berdesakan saat mengantri membeli tiket berimbas pada gangguan kesehatan pemudik,” ujar Suwoyo,S.Kep, Koordinator Wilayah KKP kelas II Panjang wilayah kerja Bakauheni, Rabu (20/6/2018).

Petugas kesehatan di KKP Kelas II Panjang di Bakauheni melakukan penanganan pasien pingsan [Foto: Henk Widi]
Sebagian pemudik arus balik mengalami gangguan kesehatan karena tidak sempat sarapan, tidak mengkonsumsi air putih yang cukup sementara kondisi cuaca panas. Selain pejalan kaki, gangguan kesehatan di pelabuhan Bakauheni juga dialami pengguna kendaraan roda dua.

Gangguan kesehatan yang dialami pemudik diantaranya, dehidrasi, alergi, ispa, batuk, pusing, anoreksia, sakit perut, diabetes dan beragam gangguan kesehatan lain. Beberapa pasien hanya mendapat penanganan rawat jalan dan sebagian lainnya harus dirujuk ke penanganan lanjutan.

Wakapolri, Komjen Pol Syafruddin didampingi Dirut PT ASDP Indonesia Ferry, Ira Puspadewi saat meninjau loket pembelian tiket pejalan kaki [Foto: Henk Widi]
Sementara itu, lonjakan arus balik di Pelabuhan Bakauheni mendapat perhatian dari Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Komisaris Jenderal Polisi Syafrudidn. Wakapolri meninjau pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan didampingi Kapolda Lampung Irjen Pol Suntana  dan sejumlah pejabat utama Polda Lampung.

Komjen Pol Syafruddin memastikan, pada arus mudik lebaran di Lampung angka kecelakaan lalu lintas menurun 13 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Ia memastikan Polda Lampung telah menjamin keselamatan pemudik di sepanjang jalur mudik dengan adanya posko keamanan dan pelayanan.

Di posko terpadu angkutan lebaran Ketupat Krakatau, Polres Lamsel, Komjen Syafruddin memantau arus mudik di sejumlah titik di Lampung melalui pantauan closed circuit television (CCTV).  “Sejauh ini pantauan arus balik terpantau normal dan kerjasama antara Polda Lampung dan ASDP cukup baik untuk kelancaran arus balik,” ujar Komjen Pol Syafruddin.

Dalam kunjungan bersama dengan Dirut ASDP Indonesia Ferry, Ira Puspadewi, Wakapolri Komjen Pol Syafruddin berkesempatan meninjau lokasi penjualan tiket pejalan kaki dan menyapa pemudik. Rombongan melihat suasana gangway yang cukup padat oleh pejalan kaki yang berdesakan sebelum naik ke kapal.

Lihat juga...

Isi komentar yuk