Banjar Gagas Karang Taruna Mandiri

Editor: Mahadeva WS

330
Ketua Karang Taruna Kabupaten Banjar Fahrani - Foto Arief Rahman

BANJARMASIN – Karang Taruna Kabupaten Banjar berkomitmen mendorong pemuda yang ada di daerahnya untuk berkontribusi dalam pembangunan ekonomi. Khususnya kegiatan yang ada di desanya.

Ketua Karang Taruna Banjar Fahrani menyebut, salah satu cara konkrit dari upaya tersebut adalah dengan mendorong hadirnya Karang Taruna Mandiri. Hal itu ditargetkan bisa terlaksana di masa kepemimpinanya.

“Melalui program Karang Taruna Mandiri, kita ingin para pemuda yang ada di desa ikut memikirkan potensi ekonomi apa yang cocok dikembangkan di desa mereka. Kalau perlu bahkan kita libatkan pemuda dari perguruan tinggi untuk berkolaborasi memberi ide hingga solusi,” ungkapnya, Rabu (20/6/2018).

Bukan hanya melihat potensi, melalui program Karang Taruna Mandiri diharapkan pemuda bisa membentuk sebuah kelompok kerja untuk mengerjakan potensi ekonomi yang ada di daerahnya.  “Nantinya agar program ini bisa jalan, kita akan menggandeng pihak swasta dan pemerintah daerah. Potensi yang sudah dipetakan tidak hanya menjadi konsep namun bisa untuk dijalankan,” tambahnya.

Selama ini peran pemuda di Kabupaten Banjar dalam pengembangan ekonomi desa masih minim. Pemuda desa yang menempuh pendidikan di kota setelah lulus enggan untuk kembali ke desa untuk membangun kampung. Sementara potensi ekonomi desa yang ada di Kabupaten Banjar sangat banyak.

Potensi tersebut perlu sentuhan ide dan aksi pemuda untuk menggerakannya, baik itu sektor pertanian, perkebunan, handy craft hingga pariwisata. “Karena itulah cara pandang ini harus kita rubah melalui program Karang Taruna Mandiri. Kita ingin pemuda desa bisa menjadi penggerak utama pembangunan ekonomi desa. Kalau ekonomi di desa bisa maju, tentu taraf kesejahteraan masyarakat desa bisa ditingkatkan,” harapnya.

Selain program Karang Taruna Mandiri, juga akan dilakukan kaderisasi anggota Karang Taruna hingga ke tingkat terbawah. Kaderisasi diharapkan mampu membawa semangat perubahan bagi organisasi yang selama ini dianggap kurang aktif berkegiataan serta melakukan pembinaan terhadap pemuda.

Baca Juga
Lihat juga...