Bawaslu Bali Belum Terima Laporan Pelanggaran

Editor: Koko Triarko

206
Ketua Bawaslu Bali, I Ketut Rudia, -Foto: Sultan Anshori. 
DENPASAR — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bali, belum menerima laporan pelanggaran pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 2018.
“Belum ada laporan money politics maupun kegiatan lain yang bisa merusak jalannya pesta demokrasi,” kata Ketua Bawaslu Bali, I Ketut Rudia, di Kantornya, Rabu, (27/6/2018).
Menurutnya, saat ini Bawaslu sudah memiliki aplikasi ‘Gowaslu’, yang dibuat untuk menjamin masyarakat yang takut untuk melapor secara langsung kepada petugas pengawas pemilu. Aplikasi yang bisa diunduh di playstore ini terkoneksi langsung ke Bawaslu pusat, dengan identitas pelapor terjamin. Jika nantinya terjadi laporan, pihaknya langsung secara otomatis menerima perintah dari pusat jika di suatu tempat telah terjadi pelanggaran.
“Aplikasi ini aman, karena server ini dipegang langsung oleh pusat, sehingga identitas pelapor terjamin,” tegasnya.
Menurutnya, memang sempat terjadi sedikit kesalahan teknis, ada kekurangan 400 surat suara di Nusa Penida, Klungkung. Namun, semua bisa segera teratasi, karena hanya tertukar dengan TPS lainnya.
Baca Juga
Lihat juga...