Berburu Bazar Ramadan Murah di Pasar Cijantung

Editor: Satmoko

242

JAKARTA – Bazar murah Ramadan 1439 hijriah yang digelar oleh PD Pasar Jaya di Pasar Cijantung, Jakarta Timur diserbu warga pada Sabtu (9/6/2018).

Di lokasi, terlihat sejumlah ibu-ibu silih berganti menghampiri stan bertenda yang berada di halaman pintu masuk Pasar Cijantung. Mereka membeli produk kebutuhan pokok.

“Antusiasme masyarakat besar terhadap bazar murah Ramadan yang diadakan PD Pasar Jaya,” kata Kepala Pasar Cijantung, Sarmaolina Girsang, kepada Cendana News saat ditemui Sabtu (9/6/2018).

Kepala Pasar Cijantung, Sarmoalina Girsang. Foto : Sri Sugiarti.

Dia menjelaskan, beberapa bahan kebutuhan pokok yang laris diburu oleh masyarakat di bazar murah Ramadan adalah gula putih, minyak goreng, terigu, telur, beras, daging, daging ayam, cabai, bawang putih, dan lainnya.

Menurutnya, kesemua stok kebutuhan pokok tersebut masih tersedia setiap harinya bisa dibeli masyarakat. Harga barang kebutuhan pokok tersebut lebih murah dibandingkan dengan harga pasaran, sehingga masyarakat lebih memilih berbelanja di bazar murah Ramadan.

“Tujuan bazar ini untuk mendukung stabilitas harga pangan di Jakarta selama Ramadan dan hari Idul Fitri,” ujarnya.

Dengan harga relatif murah, setiap harinya bazar murah ini banyak diserbu pembeli. Terbukti, kata Sarmaolina, Pasar Cijantung dengan stan berukuran 3×4 meter meraih peringkat pertama dalam penjualan produk kebutuhan pokok setiap harinya.

“Operasi pasar murah di 46 pasar tradisional di lima wilayah Jakarta, Pasar Cijantung meraih peringkat pertama dengan omzet penjualan Rp10 juta lebih per harinya,” kata Sarmoalina.

Pasar murah ini, tambah dia, digelar sejak tanggal 16 Mei hingga 14 Juni 2018 mendatang. Dia mengatakan, pihaknya terus berupaya memberikan layanan maksimal kebutuhan pokok bagi masyarakat.

Safitri, salah satu pembeli berbelanja 5 karung kecil beras sentra ramos 5 kilogram. Harga satu karung beras tersebut Rp60 ribu. Selain itu, dia juga membeli beberapa plastik gula putih dan minyak goreng. “Harganya lebih murah dari pasaran. Ini saya beli untuk dibagikan saudara,” ujarnya.

Warga lainnya, Rina. Dia mengetahui informasi adanya pasar murah ini dari saudaranya. Kemudian dia pun sengaja datang ke stan di Pasar Cijantung untuk membeli minyak goreng, telur, dan gula putih.

“Harga telur di sini lebih murah Rp 24.000 per kilo. Kalau beli di warung Rp 27.000 per kilo. Selisih Rp 3000 lumayan. Ini saya beli 6 kilo untuk bikin kue pesanan Lebaran,” ujar Rina.

Sedangkan harga minyak goreng, sebut dia, juga lebih murah Rp 21.500 untuk 2 liter. Sementara kalau di warung atau pasar modern bisa Rp 25.000 sampai Rp 28.000.

Adapun harga gula putih adalah Rp 12.500 perkilo, padahal harga pasarannya Rp 16.000 per kilo.

Pembeli lainnya, Siska, warga Kalisari. Dia membeli 2 kilo daging sapi untuk persiapan Lebaran. Harganya Rp 80 ribu per kilo, lebih murah dari harga pasaran.

“Daging ini mau direndang, beli sekarang disimpan dulu di freezer kulkas,” ujarnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.