Bercengkerama dengan Jernihnya Pantai Aan

Editor: Satmoko Budi Santoso

279

LOMBOK – Hari terakhir libur panjang, sejumlah objek wisata banyak diserbu warga dan wisatawan sebagai tempat menghabiskan masa liburan.

Pantai Aan Kuta di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, merupakan salah satu kawasan pantai paling ramai di antara pantai lain di Lombok Tengah. Pantai tersebut menjadi tujuan warga dan wisatawan guna menghabiskan libur panjang.

Keramaian warga dan wisatawan memadati pantai telah berlangsung sejak pagi. Banyak warga baik rombongan keluarga maupun rombongan bersama warga lain datang berlibur ke Pantai Aan.

Pilihan warga menjadikan Pantai Aan sebagai tempat menghabiskan liburan panjang, bukan tanpa alasan. Dari sisi keindahan, Pantai Aan termasuk kawasan pantai yang disukai karena keindahannya. Suasana pantai masih alami dengan hamparan pasir putih dan air laut berwarna biru serta jernih.

“Kebersihan pantai dari sampah juga relatif terjaga, karena Pantai Aan termasuk pantai yang masuk Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika. Untuk mandi pantai, warga maupun wisatawan tidak harus merasa risih,” kata Eka, wisatawan asal Malang, Minggu (24/6/2018).

Hamparan pasir putih yang halus seperti merica juga membuat Pantai Aan menjadi kelihatan lebih indah dan asyik untuk bermain.

Damantarai, salah satu guru swasta di Desa Penujak, Lombok Tengah mengaku, sengaja ke Pantai Aan bersama keluarga menghabiskan hari terakhir libur panjang. Sebab mulai Senin, sekolah sudah masuk.

“Hari terakhir libur, sayang sekali dihabiskan kalau hanya dengan berdiam diri di rumah, karena besok anak sekolah sudah masuk. Mumpung libur maka ke pantai bersama keluarga,” katanya.

Diakuinya, Pantai Aan menjadi pilihan favorit menghabiskan masa liburan. Selain lokasi dekat dari rumah, gelombang air laut juga tenang, sehingga aman untuk mandi pantai.

Selain itu, liburan ke pantai juga lebih leluasa, karena luas dan terbuka dibandingkan tempat objek wisata lain seperti air terjun yang lokasinya sempit dan harus berdesak-desakan dengan warga lain.

“Kalau objek wisata seperti air terjun biasa ramai. Selain macet, kami juga terkadang harus berjejalan agar bisa masuk lokasi, maka lebih memilih pantai,” katanya.

Baca Juga
Lihat juga...