Buka Puasa Bersama KBRI Quito, Dubes RI Ceramah Pancasila

180
Ilustrasi -Dok: CDN
JAKARTA – Kedutaan Besar RI di Quito, Ekuador, menyelenggarakan buka puasa bersama dengan mengundang sejumlah duta besar dari negara-negara yang berpenduduk mayoritas Muslim di kota tersebut.
“Kami mengumpulkan unsur masyarakat yang beragama Islam dan non-Muslim dari Indonesia, yang berada di sini dalam balutan kebersamaan, saling menghormati dan toleransi tanpa aturan protokoler di bulan suci Ramadan,” kata Duta Besar RI untuk Ekuador, Diennaryati Tjokrosuprihatono, dalam surat elektroniknya, Senin (11/6/2018).
Dubes Diennaryati mengaku mengundang sejumlah duta besar dan Dubes Turki Oya Tunga, Dubes Hani Remawi dari Palestina dan Dubes Saadat Aghajani Hamjah dari Iran dan juga dua imam besar dari dua masjid besar Assalam dan Khalid Ibn Al Walid di Quito, yakni Dr. Yahya Juan Suquillo dan Dr. Adnan, untuk menghadiri acara tersebut.
“Kami berinisiatif mengundang mereka dan selama ini belum pernah kumpul bersama,” kata dia.
KBRI Quito juga menyelenggarakan buka bersama beberapa kali dan dilanjutkan dengan salat Isya dan Tarawih.
Atas undangan Dr. Yahya Juan Suquillo, Imam Besar Masjid Assalam dan Presiden Moslem Community Equador untuk berbuka puasa, salat Isya dan salat Tarawih bersama Muslim di Quito, Dubes Diennaryati diminta memberi ceramah tentang kebudayaan Indonesia.
“Saya berceramah di masjid itu dengan tema Pancasila sebagai dasar negara RI dan pedoman hidup masyarakat Indonesia yang tidak bertentangan dengan Islam maupun agama apa pun,” kata dia.
Menurut dia, acara yang dihadiri para ulama yang kebanyakan lulusan Universitas Al Azhar, Kairo, masyarakat Muslim setempat dan warga negara Indonesia yang Muslim dan tinggal di Quito itu bertepatan dengan hari lahir Pancasila dan lima sila dari Pancasila memang tumbuh dari budaya dan cara pandang bangsa Indonesia. (Ant)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.