Bus Khusus Disiagakan di Pelabuhan Bakauheni

Editor: Mahadeva WS

308

LAMPUNG – Sebanyak 20 unit bus khusus yang merupakan bantuan disiapkan ke pelabuhan Bakauheni. Bus khusus tersebut disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kedatangan arus penumpang pejalan kaki dari pelabuhan Merak ke pelabuhan Bakauheni.

Daniel Krisdianto selaku kepala operasional bus Trans Lampung [Foto: Henk Widi]
Daniel Krisdianto, Kepala Operasional Trans Lampung menyebut, bus khusus bantuan tersebut disiagakan untuk mengangkut penumpang pejalan kaki dari pelabuhan Bakauheni menuju ke terminal Rajabasa. Untuk tahap pertama, delapan bus Trans Lampung disiagakan. Bus sudah disiapkan semenjak H-4 lebaran, Senin (11/6/2018) malam.

Bus disiagakan di dermaga satu pelabuhan Bakauheni. Kendaraan bus lanjutan disiagakan hingga tiga hari sebelum lebaran. Bus Trans Lampung merupakan bantuan tekhnis Kementerian Perhubungan pada 2015. Bus tersebut bagian dari 25 bus yang diserahkan ke Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. Lampung Jasa Utama. Operasionalisasi bus oleh PT.Trans Lampung Utama.

Berkoordinasi dengan PT. ASDP Cabang Bakauheni, bus khusus tersebut sudah ditempatkan sejak Minggu (10/6/2018) di dermaga satu pelabuhan Bakauheni. “Bus khusus untuk melayani pemudik merupakan upaya untuk membantu pemudik yang akan pulang melalui terminal Rajabasa yang selama ini kerap terkendala bus berdesakan dengan penumpng difabel, lansia dan membawa balita,” terang Daniel Krisdianto saat dikonfirmasi Cendana News, Senin (11/6/2018) malam.

Bus Trans Lampung memiliki kapasitas 45 tempat duduk dan sudah dimanfaatkan membantu pemudik sejak 2016. Di 2018, sesuai dengan tarif yang ditetapkan Organda tarif bus jurusan Bakauheni-Rajabasa Rp30.000 perorang. Dari 20 bus yang disiapkan, delapan sudah siap di pelabuhan, sementara sisanya, disiagakan di masjid agung Kubah Intan dan bisa didatangkan ke pelabuhan saat dibutuhkan secara mendadak.

Operasional bus khusus tersebut tidak akan mengganggu aktivitas bus reguler di terminal antar moda pelabuhan Bakauheni. Penumpang yang diangkut sudah dipilah sesuai dengan ketentuan manifest penumpang khusus yang didata oleh anggota Pramuka Kwartir Ranting Bakauheni.

I Puthu Widhiyatmaja, Asisten Manajer Usaha Pokok Pelabuhan ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni [Foto: Henk Widi]
Asisten Manager Pokok Pelabuhan ASDP Bakauheni I Putu Widhiatmaja menyebut, bus khusus disiapkan di dekat dermaga dua. Berkoordinasi dengan 30 orang anggota Pramuka dari Kwaran Bakauheni, penumpang khusus akan dicatat. Para anggota pramuka diploting untuk mencari, mengambil, mengarahakan dan melakukan pencatatan kapasitas bus.

Kendaraan khusus tersebut disediakan untuk mengantisipasi penumpang berdesakan saat naik bus umum. Kondisi arus mudik yang semakin meningkat, kendaraan khusus sangat diperlukan. Penyediaan bus tersebut selain membantu pemudik juga mengurangi sejumlah pemudik yang memutuskan menginap di ruang tunggu pelabuhan Bakauheni.

Baca Juga
Lihat juga...