Dinkes Sumbar Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Daerah Terpencil

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

277

PADANG — Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat melakukan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang tinggal di daerah terpencil yang tersebar dari sejumlah daerah di Sumatera Barat.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, Merry Yuliesday mengatakan, layanan bagi masyarakat yang berada di daerah terpencil merupakan program unggulan 2018. Daerah sasaran pun hingga saat ini sudah hampir merata.

Ia menjelaskan, lokasi yang telah didatangi merupakan daerah terpencil seperti di Nagari Garabak Data, Kabupaten Solok. Di sana ada 942 warga yang merupakan daerah pinggiran.

“Jadi total 942 warga Garabak Data yang menerima pelayanan kesehatan itu terdiri atas 542 orang menerima pelayanan pengobatan dan 400 orang diberikan penyuluhan kesehatan,” katanya, Jumat (29/6/2018).

Disebutkan, Tim Dokter terdiri atas 10 dokter Spesialis, 16 dokter umum, bersama seluruh pemegang program kesehatan dari Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat Merry Yuliesday. Foto: M. Noli Hendra

Selanjutnya, Dinas Pendidikan provinsi juga telah turun di Kabupaten Dharmasaraya. Di sana kegiatannya melibatkan 80 dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang dibantu petugas medis dari RSUD Sungai Dareh dan Puskesmas serta Dinas Kesehatan setempat.

“Kalau di kegiatan kita di Kecamatan Sembilan Koto itu melayani tujuh pelayanan medik spesialistik kepada masyarakat. Meliputi pelayanan penyakit dalam, pelayanan anak, bedah, kebidanan, pemeriksaan mata, paru, saraf serta pelayanan umum lainnya,” jelasnya.

Selain itu, dalam kegiatan yang dipusatkan di SDN 06 Sembilan Koto itu, juga dilaksanakan sunatan massal, donor darah, penyuluhan kesehatan, senam peregangan dan rekap data penduduk oleh Dinas Dukcapil serta berbagai kegiatan pemerintah daerah lainnya.

Menurutnya, program tersebut untuk memenuhi hak semua warga. Jadi, adanya kegiatan tentu akan memudahkan masyarakat terpencil mendapatkan pelayanan kesehatan yang terjangkau.

Merry menyebutkan, antusias masyarakat sangat bagus. Bagi mereka, dengan adanya kedatangan tim medis suatu hal yang membahagiakan.

“Dalam menjalankan program ini pengobatan dan konsultasi kesehatan tidak dipungut biaya. Hal ini jugalah yang dimanfaatkan bagi masyarakat setempat yang masuk kategori daerah terpencil,” ucapnya.

Baca Juga
Lihat juga...