banner lebaran

DPR Nilai Positif Pendaftaran Ulang Nomor Ponsel

292
Ilustrasi-Foto: Dokumentasi CDN.

BANJARMASIN  – Anggota Komisi I DPR RI, H Saifullah Thamliha, asal daerah pemilihan I Kalimantan Selatan, menilai positif pendaftaran ulang nomor telepon seluler di Indonesia.

Penilaian legislator dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu  saat ramah tamah dengan anggota DPRD provinsi setempat.

Anggota Komisi I DPR RI yang juga membidangi intelejen, komunikasi dan informatika (Kominfo) itu mengatakan, pada dasarnya pendaftaran ulang nomor HP tersebut guna memudahkan pemantauan percapakan-percakapan atau informasi tidak benar.

“Terlebih khusus lagi komunikasi dan infromasi yang bisa mengganggu stabilitas nasional atau mengancam kelangsungan bangsa, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” katanya.

“Jadi berita-berita yang mengandung ujar kebohongan dan ujar kebencian yang bisa mengancam NKRI tersebut yang menjadi perhatian serta segera ditindaklanjuti oleh aparat keamanan kita,” tambah dia.

Mengenai anggapan pendaftaran ulang tersebut sama dengan pembatasan kepemilikan nomor, dia kurang sependapat, karena aturan tidak seperti itu atau masih membolehkan memiliki lebih tiga nomor.

Sebagai contoh perusahaan memang memerlukan komunikasi dalam jaringan (daring) atau “online” dengan jumlah banyak, seperti Go Jek, Go Car dan sejenisnya, lanjut anggota DPR RI tiga periode dan mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu.

Oleh sebab itu, para penyedia atau penjual kartu nomor tidak perlu terlalu risau dengan kebijakan dan ketentuan Kementerian Kominfo yang kelihatannya membatasi kepemilikan nomor HP, karena tidak akan mematikan usaha, demikian Saifullah Thamliha. (Ant)

 

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.