Dua Hakim Utama Malaysia Mundur

209
Ilustrasi Malaysia – Dokumentasi CDN

KUALALUMPUR – Dua hakim terkemuka Malaysia mundur dari jabatannya. Hal tersebut dilakukan di tengah upaya pemerintahan Perdana Menteri Mahathir Mohamad melakukan pembersihan pejabat tinggi yang terlihat dekat dengan pemerintahan sebelumnya.

Daftar pejabat tinggi, yang sudah dicopot atau keluar dari jabatan, terus berkembang sebulan belakangan. Hal tersebut terjadi sesudah koalisi oposisi Mahathir mencetak kemenangan tidak terduga dalam pemilihan umum pada 9 Mei silam.

Kepala Kantor Pengadilan Federal menyebut, Hakim Agung Raus Sharif dan Ketua Pengadilan Banding Zulkefli Ahmad Makinudin akan mundur pada 31 Juli. “Yang Mulia Raja sudah memberikan persetujuan untuk undur diri mereka pada 8 Juni,” kata pernyataan tersebut.

Sebelumnya, persaudaraan hukum Malaysia menentang keputusan pemerintah Perdana Menteri Najib Razak yang mengangkat Raus dan Zulkefli tahun lalu. Penentangan diberikan dengan alasan keduanya sudah melampaui usia pensiun. Dan, pekan lalu, Malaysia menunjuk jaksa agung baru.

Pejabat baru mengklaim tidak akan menutupi dan akan mengejar pelaku pidana dan penjahat perdata atas skandal korupsi di dana negara 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang didirikan Najib Razak.

Jaksa Agung baru, Tommy Thomas menggantikan Mohamed Apandi Ali, yang pada 2016 membersihkan Najib dari kesalahan dalam skandal miliaran dolar 1MDB. Najib membantah melakukan kesalahan dalam perkara itu. Gubernur bank sentral Muhammad Ibrahim juga mundur pada pekan lalu, hanya dua tahun dari masa jabatan lima tahunnya.

Undur diri Muhammad terlihat sebagai dampak dari skandal 1MDB. Pengunduran diri dilakukan setelah kementerian keuangan menyatakan sekira dana , yang dikumpulkan dari penjualan tanah oleh pemerintah ke bank sentral digunakan untuk membayar kewajiban 1MDB pada tahun lalu. (Ant)

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.