banner lebaran

Dua Kelompok Tani di Samosir Produksi Beras Medium

259
Beras -Dok: CDN

SAMOSIR  – Dua kelompok tani (poktan) di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, memproduksi beras medium guna memenuhi kebutuhan bahan pokok bagi masyarakat kalangan menengah ke bawah.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Walson Sagala, Minggu, di Pangururan, mengatakan, beras dalam kemasan lima kilogram itu diproduksi Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Lestari Tani Desa Sibonor Ompuratus Kecamatan Nainggolan dan Kelompok Tani Sioloi Poda Desa Pardomuan Kecamatan Simanindo.

Walson Sagala mengatakan, Pemerintah Kabupaten Samosir mendapat alokasi bantuan Pemerintah melalui Dana Dekonsentrasi Badan Ketahanan Pangan Kementan RI sejumlah 160 juta.

“Untuk modal usaha Rp100 juta, biaya operasional dan kompensasi kenaikan harga Rp 60 juta dengan harga jual beras medium Rp8.800 per kilogram,” sebutnya.

Dana penguatan modal itu digunakan untuk menyerap gabah dari petani dengan harga minimal sama dengan harga pangan pokok dan mengolahnya menjadi beras untuk didistribusikan ke Toko Tani Indonesia (TTI) dengan harga yang ditetapkan pemerintah yaitu Rp. 8.500 per Kg.

Kelompok Tani Sioloi Poda telah memproduksi beras sebanyak 1,5 ton dan Gapoktan Lestari Tani satu ton yang didistribusikan ke lima TTI.

Wakil Bupati, Juang Sinaga pada peluncuran perdana beras medium meminta  masyarakat dalam memantau harga jual supaya tujuan membantu masyarakat yang kurang mampu dapat terpenuhi.

Pengurus kedua poktan itu diminta berusaha dengan serius, menjaga dan merawat serta memanfaatkan bantuan dengan tepat sasaran.

“Peran pemerintah adalah untuk mendorong dan membina kelompok tani, oleh karenanya dibutuhkan keseriusan dari kelompok tani itu sendiri,” katanya. (Ant)

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.