Dua Paslon Walkot Padang, Siap Menang

Editor: Koko Triarko

187
PADANG – Pasangan calon (paslon) Wali Kota Padang, Sumatera Barat, Mahyeldi – Hendri Sapta, bersama keluarga telah menggunakan hak suara di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS). Demikian pula dengan paslon lainnya, Emzalmi – Desri Ayunda, juga telah menggunakan hak suaranya.
Paslon Mahyeldi – Hendri Sapta memiliki TPS di kecamatan yang berbeda di Kota Padang. Mahyeldi menggunakan hak suara bersama keluarga di TPS 7 Perupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, dan Hendri Sapta di TPS 6 Ulak Karang Utara, Kecamatan Padang Utara.
Mahyeldi mengatakan, kali ini merupakan langkahnya kedua kali dalam menggunakan hak suaranya, ketika dirinya mencalonkan diri sebagai calon Wali Kota Padang.
Menurutnya, dengan situasi pilkada yang cukup kondusif ini, ia menilai pilkada tahun ini akan berjalan dengan baik, seperti halnya yang terlihat di TPS tempat dirinya bersama keluarga menggunakan hak suara.
“Saya katakan, ialah kita menang, dan insyaallah dari tim kemenangan melalui partai juga akan melakukan hitungan cepat. Hitungan dimulai sore nanti,” katanya, Rabu (27/6/2018).
Mahyeldi juga menegaskan, apa pun hasil dari hitungan suara oleh Komisi Pemilihan Umum nanti, akan menerimannya, dan menyatakan siap kalah dan siap untuk menang.
Sementara itu, pasangan dari Mahyeldi, yakni Hendri Sapta, datang ke TPS 6 yang ada di Ulak Karang Utara. Memang waktu datangnya tidak sepagi Mahyeldi. Hendri Sapta lebih memilih untuk melaksanakan niat hati kecilnya, sebelum melangkah ke TPS.
“Saya memang tidak begitu pagi ke TPS, karena ada beberapa hal yang harus saya lakukan dulu sebelum melangkahkan kaki ini ke TPS bersama keluarga,” ujarnya.
Ia mengaku cukup deg-degan dengan pilkada kali ini, apalagi dirinya baru pertama kali menjadi orang yang dipilih pada pilkada 2018. Baginya, hal yang dilakukannya itu, juga tertopang harapan yang besar dari keluarga dan juga orang yang lain yang mendukungnya selama ini.
Calon Wali Kota Padang, Emzalmi, bersama istri saat menggunakan hak suara di TPS 1 Cupak Tangah Padang/Foto: M. Noli Hendra
“Apa pun hasilnya saya terima. Insyaallah jika Allah mendengarkan doa kita semua, saya bersama Bapak Mahyeldi bisa mendapatkan suara yang banyak,” sebutnya.
Pasangan ini juga menyatakan, bahwa bagi mereka siap menerima hasil pilkada ini, baik itu hasil kemenangan, maupun dengan hasil kekelahan.
Sementara itu, untuk paslon  Wali Kota Padang, Emzalmi – Desri Ayunda, juga telah menggunakan hak suaranya. Emzalmi menggunakan hak suaranya di TPS 1 Cupak Tangah, kecamatan Pauh Padang. Beliau juga datang ke TPS bersama keluarga untuk menggunakan hak pilih.
Emzalmi juga menyebuatkan, agar pemilih di Kota Padang yang telah mendapatkan surat undangan memilih supaya tidak golput. Ia mengimbau kepada masyarakat supaya menggunakan hak suara sebaik mungkin. Menurutnya, satu suara sangat berarti untuk memiliki pemimpin yang terbaik di Kota Padang ini.
Menurutnya, sebagai calon di Pilkada Padang ini, dirinya telah berupaya maksimal untuk mendapatkan simpati masyarakat. Terutama program yang akan dilakukan, jika dirinya mendapat amanah.
Baginya, apa yang telah dilakukan untuk mencapai hasil maksimal sudah dilakukan dengan wajar dan tulus. Untuk itu, apa pun hasilnya, dirinya akan menerima, karena itu adalah pilihan masyarakat di Kota Padang.
Begitu juga Desri Ayunda, pasangan dari Emzalmi, juga telah menggunakan hak suara di TPS. Desri bersama keluarga datang ke TPS 6 yang ada di Cengkeh, Padang. Pilkada tahun ini, merupakan pilkada yang kedua bagi Desri dalam pemilihan kepala daerah di Padang.
Pilkada Padang tahun sebelumnya, Desri maju sebagai calon wali kota Padang, sementara kini ia maju sebagai calon wakil wali kota Padang. Untuk itu, pada tahun ini, ia berharap kemenangan berpihak kepada dirinya bersama Emzalmi, untuk memimpin Kota Padang ke depan.
Baca Juga
Lihat juga...