Fasilitas Kesehatan Jadi Perhatian Khusus ASDP Selama Angkutan Lebaran

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

356

LAMPUNG — Menghadapi angkutan lebaran Idul Fitri 2018/1438 Hijriah PT.Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry cabang Bakauheni menyiapkan sejumlah fasilitas kesehatan.

General Manager PT.ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni, Anton Murdianto menyebutkan, pihaknya berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Panjang dengan menyiagakan tepat di loket pembelian tiket pejalan kaki.

Fasilitas berupa posko terpadu layanan kesehatan terintegrasi dengan Puskesmas Bakauheni dan Rumah Sakit Umum Dr. Bazar Kalianda. Posko dioperasikan dengan petugas yang disiagakan tepat di dekat tangga naik penumpang dari loket pembelian tiket pejalan kaki.

“Sejumlah fasilitas alat kesehatan, obat obatan, oksigen sebanyak 4 tabung, kursi roda, brankar, tandu serta ambulans,” sebut Anton Murdianto di Bakauheni, Jumat (1/6/2018).

Posko pratama tersebut menangani permasalahan kesehatan penumpang, calon penumpang yang melakukan perjalanan hari biasa dan mudik lebaran.

Pihaknya juga memberi imbauan kepada pemudik untuk menjaga kesehatan selama angkutan lebaran. Selain itu pemudik sebaiknya menghindari makanan dan minuman yang kurang baik untuk kesehatan dan menghindari menerima makanan dan minuman dari orang tak dikenal.

“Kita juga sudah berkoordinasi dengan sejumlah Puskesmas lengkap dengan petugas kesehatan,” terangnya.

Anton Murdianto menyebut selain posko kesehatan, PT.ASDP Bakauheni juga menyediakan jalur khusus difable dilengkapi dengan kursi roda. Jalur tersebut menjadi akses yang memudahkan para difable serta pemudik lanjut usia (lansia) yang akan menuju dan dari kapal melalui jalur gangway.

Beberapa petugas dipastikan akan mengantar dengan kursi roda bahkan saat angkutan lebaran sejumlah relawan dari Palang Merah Indonesia (PMI) dan Pramuka ikut membantu penumpang.

Anton Murdianto
Anton Murdianto, General Manager PT.ASDP Indonesia Ferry memperlihatkan jalur khusus difable [Foto: Henk Widi]
Bagi calon penumpang pejalan kaki dengan membawa anak kecil, saat mengalami kelelahan, sebut Anton, pihaknya menyediakan pojok bermain anak (kids corner). Tempat tersebut menjadi salah satu lokasi beristirahat anak-anak pada saat terjadi penumpukan penumpang digangway sehingga tidak berdesakan dengan penumpang dewasa.

Bagi pemudik dengan membawa anak balita dan sedang menyusui, ASDP juga menyediakan fasilitas ruang ibu dan anak. Ruang dengan fasilitas lengkap tersebut berada tepat di dekat loby penjualan tiket pejalan kaki dilengkapi tempat tidur bayi, kulkas, tempat istirahat bayi. Sebagai ruang pelayanan kesehatan ibu dan anak lokasi dibuat dekat dengan posko kesehatan memudahkan ibu menyusui dan anak balita beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.

PT.ASDP Indonesia Ferry terang Anton Murdianto juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan. Koordinasi dilakukan melibatkan Puskesmas Bakauheni, Palas, Sragi, Ketapang, Penengahan dan Rajabasa. Koordinasi tersebut berbentuk penyiagaan 25 personel tenaga kesehatan dokter, perawat, bidan dan sopir ambulans. Personel yang disiagakan akan dikerahkan untuk penanganan kejadian insiden kecelakaan di laut sehingga penanganan petugas kesehatan bisa berlangsung dengan cepat.

Baca Juga
Lihat juga...