Fernando Hierro Soroti Pertahanan Spanyol

Editor: Makmun Hidayat

258

RUSIA — Spanyol dipastikan lolos babak 16 besar Piala Dunia Rusia dengan menyandang status sebagai juara Grup B. Kepastian itu didapat setelah Tim Matador menutup babak penyisihan grup dengan bermain imbang 2-2 kontra Maroko.

Sebelumnya, Spanyol juga bermaain imbang 3-3 di laga pembuka kontra portugal, lalu menang tipis 1-0 atas iran di laga kedua. Performa yang tidak cukup meyakinkan ini menyisakan kekhawatiran bagi Fernando Hierro, terutama di sektor pertahanan.

Bagi pelatih yang menggantikan Julen Lopetegui sehari jelang kick off Piala Dunia itu, kebobolan lima gol bukanlah pertanda bagus. Karena itu, ia ingin ada pembenahan di sektor pertahanan agar Tim Matador bisa terus melaju di turnamen paling prestisius di dunia tersebut.

Pembenahan mendesak segera dilakukan mengingat mantan juara dunia itu bakal bertanding kontra Rusia di babak 16 besar pada 1 Juli mendatang. “Jelas kami bisa lebih baik, ada hal-haal yang harus segera dibenahi dan kami akan lebih kritis terhadap performa kami sendiri,” ucap Hierro seperti dilansir SportsMole.

Hierro menegaskan, kebobolan lima gol dari tiga laga bukanlah hasil yang bagus, dan menjadi pertanda bburuk bagi tim yang berambisi keluar sebagai juara pada turnamen empat tahunan ini. Ia mengaku sudah menegaskan hal itu kepada pemain dan pemain memahaminya.

“Mereka cukup profesional dan mereka paham bahwa kebobolan lima gol dari tiga laga bukan hasil yang bagus untuk terus melaju di turnamen,” lanjutnya.

Hierro menambahkan, setelah babak penyisihan grup berakhiri, kini tim dituntut segera berbenah dan menutup celah yang terlihat jelas di tiga laga sebelumnya. Sebab, jika lawan bisa mencetak gol dengan mudah maka akan semakin sulit bagi Tim Matador untuk meraih target akhir.

Kekhawatiran Hierro memang cukup beralasan. Pada laga perdana kontra Portugal misalnya, Spanyol kebobolan lebih dulu melalui eksekusi penalti Cristiano Ronaldo pada  menit empat. Diego Costa sempat menyamakan skor menit 24 namun Ronaldo kembali membuat Portugal leading 2-1 menit 44.

Costa kembali menyamakan skor menit 55, disusul gol ketiga dari Jose Iglesias tiga menit berikutnya. Tapi Spanyol dipaksa bermain imbang setelah Ronaldo mencetak gol ketiga pada menit 88. Kondisi ini terulang saat meladeni Maroko, tadi malam.

Maroko memimpin pada menit paa menit 14 melalui gol Khalid Boutaib. Francisco Roman Alarcon kemudian mencetak gol penyeimbang pada menit 19, namun Maroko kembali unggul menit 81 melalui Youssef En-Nesyri. Beruntung, terbantu teknologi VAR Spanyol akhirnya mengakhiri laga dengan hasil imbang 2-2 setelah gol Iago Aspas dinyatakan sah.

Baca Juga
Lihat juga...